<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569</id><updated>2011-11-12T05:13:18.364-08:00</updated><title type='text'>"</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>37</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-8786666645631277353</id><published>2011-11-12T05:11:00.000-08:00</published><updated>2011-11-12T05:13:18.396-08:00</updated><title type='text'>Tips Buat Tim Nasyid Pemula Acapella dan Haroki</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tim pemula yang penulis maksud disini adalah tim-tim yang mungkin baru terbentuk atau masih memiliki kemampuan vokal dan performance yang rendah. Sebagai seorang pengurus ANN Jateng, yang sering ngantor di ANN rumah kita (Jalan Ngesrep Timur IV No. 18 , lho kok jadi promosi he he), penulis tentu sering berjumpa dengan berbagai macam tim nasyid binaan ANN Jateng baik dari segi umur tim, branding tim, ataupun genre nya. Entah itu untuk keperluan latihan, koodinasi tampil, dan sebagainya. Beberapa di antaranya dikategorikan Tim nasyid pemula. Istilahnya Alief (staf diklat ANN Jateng), masih level 1 he he. Berdasarkan interaksi tersebut, penulis mendapatkan beberapa tips yang bisa di share buat munsyid atau pelatih yang kebetulan melatih tim pemula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Pilih Lagu yang sederhana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seringkali pelatih atau tim terjebak dengan hasrat ingin cepat bagus. Biasanya mereka memilih lagu-lagu yang bagus dari tim nasyid senior, namun memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Sebagus apapun materi personil, tentu butuh proses agar mereka bisa menyanyikan lagu-lagu yang sulit. Jika lagu yang sulit tetap dipaksakan, maka besar peluang lagu tersebut akan kurang maksimal dibawakan tim tersebut. Selain itu, tim akan berkutat dalam waktu yang lama menggarap lagu ini (karena gak jadi-jadi he he). Kalau sudah begitu, pertengkaran-pertengkaran internal tim atau futur (baik pelatih maupun munsyidnya) akan rawan terjadi. Wuih, bahaya kan? Sebagai contoh lagu sederhana, misalnya ABG (JV), Pagi Ramadhan (Snada), Benteng Kebenaran (Izzatul Islam), Gantole (Gradasi), pembaca mungkin punya contoh yang lain? Yang jelas sesuaikan dengan kemampuan tim. Makin rendah kemampuan tim, mereka harus memulai dari lagu yang sesederhana mungkin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Buat Aransemen sesimpel mungkin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sering penulis temui beberapa munsyid terlihat tidak begitu antusias jika aransemen lagu yang mereka bawakan terkesan (lebih tepatnya dikesankan) simpel menurut mereka. Penulis pernah menemui sebuah tim yang sebetulnya berbakat tapi masih baru. Suatu ketika mereka mencoba latihan sebuah lagu dengan aransemen acapella yang sedikit jazz/bosas, namun setelah berulang kali dibawakan hasilnya tetap kurang maksimal (karena memang belum saatnya bagi tim tersebut membawakan aransemen yang rumit). Akhirnya, suatu hari Divisi Diklat ANN Jateng mencoba membuat aransemen acapella lagu tersebut lebih ringan buat sang tim. Tak dinyana tim tersebut malah lebih mampu tampil maksimal dengan aransemen ringan. Simpel bukanlah hal yang hina. Menurut penulis, adalah hal yang biasa jika sebuah tim tampil memukau dengan lagu yang memerlukan teknik vokal yang tinggi atau aransemen yang rumit. Tapi, adalah hal yang luar biasa jika tim tampil memukau, namun dengan lagu yang simpel. Sebuah tim di Jateng malah menjadikan simpel sebagai branding mereka. Yang jelas, mau aransemennya rumit atau simpel, yang terpenting pesan lagu tersebut tersampaikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Latih performance plus ekspresi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seorang pelatih ANN Jateng menyatakan, bagus tidaknya sebuah tim nasyid itu terlihat dari 50 % vokal dan 50 % performance. Bahkan, dalam kompetisi Nasional sebesar FNPI (Festival Nasyid Pemuda Indonesia), untuk penyisihan zona, kategori peniaiannya terdiri dari 4: Vokal, Aransemen, Ekspresi, dan Performance (koreo, kostum, kekompakan pas tampil dsb) dengan proporsi yang sama. So, gak ada salahnya jika tim pemula juga melatih hal ini. Melatih performance bisa menjadi obat anti mati gaya dan demam panggung juga lho. Mungkin karena sudah terbiasa tampil dengan ekspresi dan perform saat latihan, maka tim tidak perlu menjadi zombie karena kaku ketika penampilannya. Untuk tim Haroki, latihan ekspresi semangat, sedih, marah, bisa menjadi bekal yang penting. Gak seru kan, kalau tim bermaksud membuat penonton sedih dan trenyuh dalam lagu palestina, tapi yang ada malah penonton senyum-senyum karena pandangan grogi dan kosong tim saat menyanyi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Sabar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Kalau baru keluar dari kepompong, jangan terbang terlalu jauh.” Kata-kata itu keluar saat seorang pelatih ANN melatih tim binaannya yang baru menjadi kupu-kupu muda. Buat tim-tim baru, pilihlah event-event yang sifatnya masih ringan, sehingga ketika gagal, gagalnya tidak begitu fatal. Jangan dulu coba-coba tampil di walimahan atau hotel, jika kemampuan belum mencukupi. Bisa ditebak hasilnya akan memalukan dan menjadi kenangan seumur hidup (ini beneran lho :)) Tunggu dan bekerja keraslah, sehingga mampu menjadi kupu-kupu yang memiliki sayap yang kuat. Dari segi pasar, begitu tim melakukan kegagalan yang fatal, pasar eksklusif akan segera mem-blacklist tim tersebut. Kan kasihan, peluang dakwahnya jadi berkurang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Buat pelatih yang melatih tim baru, sabar bisa jadi begitu dahsyat. Kesalahan-kesalahan, kemalasan-kemalasan, dan kegagalan-kegagalan adalah hal yang biasa dalam tim baru. Jika pelatih bersama timnya bisa melalui fase ini, maka Insya Allah tim akan bisa lebih tegar dan eksis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Siapkan banyak amunisi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Penulis sangat senang ketika seorang munsyid dari tim pemula bertanya “Mas, sirine yang ditiup oleh tim A itu apa ya? Fungsinya buat apa?” Usut punya usut ternyata yang dimaksud munsyid tadi adalah stand flute, yang berfungsi untuk mencari dan mengingatkan nada dasar. Tim pemula sebaiknya memiliki alat-alat pembantu latihan seperti standflute, kastanyet (buat mengatur tempo. Bentuknya dua buah bundaran plastik kecil, terlihat seperti kerang, yang bisa dibenturkan, sehingga menghasilkan bunyi ‘tuk’), dan yang lain. Selain itu, Ada banyak sekali artikel belajar bernasyid, belajar menguasai alat bantu seperti gitar dan keyboard merupakan amunisi yang akan sangat membantu proses berkembang tim. Pengalaman penulis menjadi pemandu sebuah tim, biasanya munsyid yang bisa bermain gitar/alat musik, melatihnya lebih mudah dibanding yang tidak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Buat tim pemula dan pelatihnya selamat mencoba. Tetap semangat dan ditunggu sharenya ^_^ (FRM_divisi Media ANN Jateng)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tambahan dari jundan (salah satu munsyid kalimantan) : "Nmbh dikit, jgn sungkan utk mnjalin hubungan dan share dg penyanyi2/musisi2 lainnya walau mrk tdk trjun di dunia nasyid. Kita bs belajar sekaligus syiar kpd mrk, syukur jika mrk jg mau turut serta membesarkan nasyid. Keep spirit..!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;jazakallah :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;sumber:annjateng.blogspot.com &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-8786666645631277353?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/8786666645631277353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/11/tips-buat-tim-nasyid-pemula-acapella.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/8786666645631277353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/8786666645631277353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/11/tips-buat-tim-nasyid-pemula-acapella.html' title='Tips Buat Tim Nasyid Pemula Acapella dan Haroki'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-3264725073591900484</id><published>2011-11-12T04:54:00.000-08:00</published><updated>2011-11-12T05:11:11.139-08:00</updated><title type='text'>Tips untuk Memenangkan Festival (bagi Tim Nasyid Baru)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa kali saya jadi juri nasyid, banyak hal yang bisa saya ambil hikmahnya. Dan ini adalah rangkuman dari pengamatan saya selama menjadi juri nasyid, khususnya juri untuk nasyid berkelompok (bukan solo). Dari pengamatan ini, saya menarik kesimpulan, bahwa bila tips-tips dibawah ini dijalankan, Insya Allah akan meraih kemenangan di kompetisi/festival nasyid. Ok, gak usah lama2, berikut tipsnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   Pilih lagu yg BUKAN ACAPELA. Biasanya dalam sebuah festival/kompetisi nasyid, ada lagu pilihan dan lagi wajib, nah plih lagu yang bukan ACAPELA. Kenapa? Begini, menyanyikan lagu acapela itu gak gampang…butuh latihan yang intens dan serius. Buat perbandingan aja nih, Snada butuh waktu latihan intens 1 bulan untuk menggarap lagu “Ketika Kaki dan Tangan Bicara” secara acapela dan itu masih latihan terus sebelum kita tampil diatas panggung. Kira-kira baru PD banget nyanyiin lagu itu setelah 6 bulan deh…. Tuh 6 bulan hanya untuk satu lagu. Ya tentunya tergantung aransemennya juga ya. Jadi biar aman, pilih lagu yg bermusik aja deh. Bagi suaranya juga gak usah yg ribet2. Kecuali punya banyak waktu lebih, silahkan diaransemen lebih rumit lagi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   Pilih lagu yang popular. Karena dengan memilih lagu yg sudah dikenal orang, penonton atau juri cendrung bisa menikmati lagu tersebut. Nah kalo mereka bisa nikmatin dah enak tuh. Minimal dah nambah satu point nilai. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   Bisa dinikmatin gak nasyidnya. Jujur deh, kalo saya jadi juri nasyid, yg pertama saya nilai adalah pada saat peseta mulai bernasyid. Kira2 saya bisa nikmatin gak saat mereka bernasyid. Kalo baru nyanyi dah fals gak karuan, wah gawat tuh. Saya langsung kasih penilaian paling rendah. Meskipun mereka pake kostum yang rapi dan bagus ya. Buat saya yg paling penting adalah nyanyinya bukan kostumnya. Namanya juga festival nasyid, yg dipertandingkan adalah “how you perform the song, right ?” &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   Nyanyikan didepan orang. Ok, anggaplah dah latihan siang malam, udah lumayan keras nih latihannya. Satu hal yg penting yg harus diketahui adalah, bernyanyinyalah didepan orang dan minta dia menilai. Siapa aja deh, om kamu kek, tante kamu kek, kakek atau nenek kamu kek. Terserah. Kalo boleh sih yg memiliki taste musik yang bagus biar sekalian ada masukan. Tanyain ke orang tsb apakah dia bisa nikmatin apa yg kamu bawakan. Suruh dia komentarin. Presentasikan ke minimal 7 orang. Kalo 90% bilang mereka bisa nikmatin, dah lumayan aman dah. Berarti dah layak tampil di festival.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   Perhatikan kostum. Nah sekarang tinggal memperhatikan performacenya. Kostum juga memberikan kontibusi penilaian terhadap penampilan kamu. Let say ada dua peserta yg memiliki kemampuan bernyanyi yg sama, yg menentukan siapa yg menang adalah kostumnya. Jadi jangan remehkan kostum juga. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   Tenang aja gak usah grogi. Ini sering menjadi kendala. Terutama bagi tim nasyid baru. Memang gak gampang tampil diatas panggung bernyanyi, apalagi for the first time. Tapi ini bisa diatas dengan menganggap festival ini cuma latihan, latihan yg kebetulan ditonton orang banyak.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   Kalo perlu pake pelatih nasyid. Kalo kamu serius mau menang, apalagi ikut festival dalam rangka mewakili sekolah…wah wajib tuh pake pelatih. Pelatih ini perannya sangatlah penting. Dia yang membimbing kamu untuk berlatih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kamu. Dengan pelatih kita jadi tahu kelebihan dan kekurangan kita saat bernyanyi. Apalagi kalo si pelatih sudah biasa ikut festival, ini akan sangat menguntungkan sekali. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   Berdoa, berdoa, berdoa. Jangan pernah melupakan kekuatan Allah. Niatkan ini dalam rangka membela agama Allah. Bukan untuk pamer-pameran keahlian. Dan buat saya pemenang sejati dalam festival nasyid adalah mereka yg terus bernasyid meskipun mereka kalah dalam festival tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=""&gt;Sumber: &lt;a href="http://nasyidsnada.com/"&gt;http://nasyidsnada.com/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-3264725073591900484?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/3264725073591900484/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/11/tips-untuk-memenangkan-festival-bagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3264725073591900484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3264725073591900484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/11/tips-untuk-memenangkan-festival-bagi.html' title='Tips untuk Memenangkan Festival (bagi Tim Nasyid Baru)'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-3941775403980812568</id><published>2011-10-09T06:48:00.000-07:00</published><updated>2011-10-09T06:50:11.083-07:00</updated><title type='text'>Membuat Lagu dari Hati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Selain harus memiliki bagian mahal (bagian mahal apaan tuh? Kapan-kapan kita bahas ya ^_^) dan harus easy listening, ada dua cara lagi untuk memperbesar peluang sukses lagu itu. Indikator sukses disini adalah lagu itu banyak disukai oleh nasyid lovers.   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Yang pertama, rasanya ini sudah banyak yang mengerti, yaitu dinyanyikan dengan hati. Cara kedua, yaitu lagu itu dibuat dengan hati. Sebagian besar lagu dengan cara ini bersinggungan erat dengan kisah nyata. Beberapa tips untuk membuat lagu dari hati, diantaranya: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" class="fullpost" &gt;    Buatlah sesuai dengan pikiranmu. Jika kamu bukan tipe penulis lagu yang puitis, jangan memaksakan kata-kata puitis. Yang terpenting, pesan lagu sampai. Pun sebaliknya. Seorang pencipta lagu di ANN Jateng sering disebut aneh karena lirik-lirik yang ia ciptakan jauh dari kesan puitis dan kata-katanya tidak lazim untuk nasyid. Tapi, ia mengaku bahwa seperti itulah hatinya mengkomando untuk membuat lagu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" class="fullpost" &gt;    Jangan menunda. Saat kamu sedang bergembira bersama teman-teman, tiba-tiba kamu ingin membuat lagu tentang persahabatan, lakukan secepatnya. Mumpung suasana hatimu mendukung.Ingat bahwa lagu yang kamu ciptakan membawa misi pesan kebaikan, jadi cobalah untuk jujur menuliskan lirik.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" class="fullpost" &gt;    Jangan bermaksud menulis lirik-lirik indah untuk dipuhttp://www.blogger.com/img/blank.gifji orang lain. Buatlah keindahan itu tercipta karena kejujuran kamu mengungkapkan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" class="fullpost" &gt;    Sebagian orang takut menuangkan kata hati ke sebuah lagu, karena pesan yang ingin disampaikan malah belum ia laksanakan. Misalnya lagu nikah, tapi yang membuat belum nikah; lagu tentang sholat, tapi yang buat malah bolong-bolong sholatnya. Positive thinking, guys! Bisa jadi kata hati itu malah menuntun kita untuk melaksanakan pesan yang belum kita laksanakan. So, tulis aja. Namanya juga manusia, senantiasa berproses lebih baik.   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" class="fullpost" &gt;    Lagu yang dibuat dari hati bukan berarti lagu egois dan absolut gue banget. Manakala ada kritik bin saran dari orang lain pada lagu itu, jangan menolak duluan. Cerna dan kajilah. Siapa tahu masukan itu membuat lagu kita makin ciamik.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" class="fullpost" &gt;Oke nasheed lovers, sekian dulu klinik diklat kita...^^&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" class="fullpost" &gt;&lt;a href="http://annjateng.blogspot.com/"&gt;ANN Jateng&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-3941775403980812568?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/3941775403980812568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/10/membuat-lagu-dari-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3941775403980812568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3941775403980812568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/10/membuat-lagu-dari-hati.html' title='Membuat Lagu dari Hati'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-3968397339044938933</id><published>2011-04-14T01:57:00.000-07:00</published><updated>2011-04-14T02:00:32.642-07:00</updated><title type='text'>Teknik Olah Vocal Bernasyid Sebelum Mengikuti Festival</title><content type='html'>Nasyid tentu tidaklah asing ditelinga ketika, salah satu seni islam yang awalnya bermula dari nasyid tertua 'Thola'albadru 'alaina" disaat rasulullah hijrah dari mekah ke madinah. dan diikuti dengan perkembangan seni islam lainnya seperti kaligrafi dan lain lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bercerita tentang nasyid taukah kita bahwa nasyid juga terbagi atas 2 bagian dimana ada nasyid Capella (nasyid perkusi/alat music), nasyid Acapella (nasyid tanpa Alat music). untuk nasyid Capella seperti Raihan, Hijaz, Sigma, Edcoustic, Shoutul harokah, sedangkan Nasyid Acapella seperti Awan, Snada, Fatih, dan sebagainya yang menunjulkan seni music dengan menirukan bunyi/tune nada langsung dengan mulut. untuk Acapella sendiri mulanya berkembang ditanah Afrika dimana bangsa penjajah (eropa) pada saat itu tidak memperbolehkan bangsa afrika berkulit hitam untuk memainkan alat music dan mereka hanya bisa menirukan melalui mulutnya saja diacara-acara adat dan perayaan hari besar di afrika.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;taukah kita selaku pecinta seni tentu tidak sekedar hanya bernasyid dengan konsep pembagian suara saja tetapi selaku pemunsyid kita harus mengetahui apa saja dasar-dasar vokal yang menjadi pegangan bagi munsyid itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNSUR-UNSUR TEKNIK VOCAL :&lt;br /&gt;1. Artikulasi, adalah cara pengucapan kata demi kata yang baik dan jelas.&lt;br /&gt;2. Pernafasan adalah usaha untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya, kemudian disimpan, dan dikeluarkan sedikit demi sedikit sesuai dengan keperluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERNAFASAN dibagi tiga jenis, yaitu :&lt;br /&gt;1. Pernafasan Dada: cocok untuk nada-nada rendah, penyanyi mudah lelah.&lt;br /&gt;2. Pernafasan Perut: udara cepat habis, kurang cocok digunakan dalam menyanyi, karena akan cepat lelah.&lt;br /&gt;3. Pernafasan Diafragma: adalah pernafasan yang paling cocok digunakan untuk menyanyi, karena udara yang digunakan akan mudah diatur pemakaiannya, mempunyai power dan stabilitas vocal yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai penyanyi yang baik tentulah kita tahu kapan kita akan menggunakan teknik pernafasan dada, perut, dan diafragma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISTILAH dalam bernyanyi yang baik:&lt;br /&gt;1. Phrasering adalah : aturan pemenggalan kalimat yang baik dan benar sehingga mudah dimengerti dan sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku.&lt;br /&gt;2. Sikap Badan : adalah posisi badan ketika seseorang sedang nyanyi, bisa sambil duduk, atau berdiri, yang penting saluran pernafasan jangan sampai terganggu.&lt;br /&gt;3. Resonansi adalah : usaha untuk memperindah suara dengan mefungsikan rongga-rongga udara yang turut bervibrasi/ bergetar disekitar mulut dan tenggorokan.&lt;br /&gt;4. Vibrato adalah : Usaha untuk memperindah sebuah lagu dengan cara memberigelombang/ suara yang bergetar teratur, biasanya di terapkan di setiap akhir sebuah kalimat lagu.&lt;br /&gt;5. Improvisasi adalah usaha memperindah lagu dengan merubah/menambah sebagian melodi lagu dengan profesional, tanpa merubah melodi pokoknya.&lt;br /&gt;6. Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada yang harus dijangkau dengan tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tahukah kita bahwa SYARAT-syarat terbentuknya intonasi yang baik ditentukan 3 karakter dari dalam diri kita sendiri :&lt;br /&gt;1. Pendengaran yang baik&lt;br /&gt;2. Kontrol pernafasan&lt;br /&gt;3. Rasa musical.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua itu terakumulasi dalam nada yang kita keluarkan, dimana NADA itu sendiri adalah bunyi yang memiliki getaran teratur tiap detiknya.&lt;br /&gt;SIFAT NADA ADA 4 (EMPAT) :&lt;br /&gt;1. FITCH yaitu ketepatan jangkauan nada.&lt;br /&gt;2. DURASI yaitu lamanya sebuah nada harus dibunyikan&lt;br /&gt;3. INTENSITAS NADA yaitu keras,lembutnya nada yang harus dibunyikan.&lt;br /&gt;4. TIMBRE yaitu warna suara yang berbeda tiap-tiap orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMBITUS SUARA adalah luas wilayah nada yang mampu dijangkau oleh seseorang.&lt;br /&gt;Seorang penyanyi professional harus mampu menjangkau nada-nada dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi sesuai dengan kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CRESCENDO adalah suara pelan berangsur-angsur keras.&lt;br /&gt;DESCRESCENDO adalah suara keras berangsur-angsur pelan.&lt;br /&gt;STACATO adalah suara dalam bernyanyi yang terpatah-patah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUARA MANUSIA DIBAGI 3 (TIGA) :&lt;br /&gt;1. Suara Wanita Dewasa ;&lt;br /&gt;- Sopran (suara tinggi wanita)&lt;br /&gt;- Messo Sopran (suara sedang wanita)&lt;br /&gt;- Alto (suara rendah wanita)&lt;br /&gt;2. Suara Pria Dewasa :&lt;br /&gt;- Tenor (suara tinggi pria)&lt;br /&gt;- Bariton (suara sedang pria)&lt;br /&gt;- Bas (suara rendah pria)&lt;br /&gt;3. Suara Anak-anak :&lt;br /&gt;- Tinggi&lt;br /&gt;- Rendah.&lt;br /&gt;inilah dasar pemunsyid yang baik agar disetiap festival ataupun perform nasyid itu sendiri tim nasyid benar-benar memahami teknik dasar bernasyid yang harus dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-3968397339044938933?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/3968397339044938933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/04/teknik-olah-vocal-bernasyid-sebelum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3968397339044938933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3968397339044938933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/04/teknik-olah-vocal-bernasyid-sebelum.html' title='Teknik Olah Vocal Bernasyid Sebelum Mengikuti Festival'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-4501134835119057506</id><published>2011-04-14T01:48:00.000-07:00</published><updated>2011-04-14T01:56:17.434-07:00</updated><title type='text'>Ayo Dukung dan Request</title><content type='html'>Ayo dukung dan request lagu Asma Voice - 3G di Radio Nuris FM Tangerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Request Jum'at (Malam Sabtu) dari Jam 20.00 - 21.30 W.I.B.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kirim ke 02192297893&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;via streaming di &lt;a href="http://www.kikialfatih.blogspot.com"&gt;www.kikialfatih.blogspot.com&lt;/a&gt; / &lt;a href="http://www.radionuris.co.tv"&gt;www.radionuris.co.tv&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo dukung sahabat !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jazakallah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-4501134835119057506?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/4501134835119057506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/04/ayo-dukung-dan-request.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/4501134835119057506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/4501134835119057506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/04/ayo-dukung-dan-request.html' title='Ayo Dukung dan Request'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-3360309079348046886</id><published>2011-01-31T00:09:00.000-08:00</published><updated>2011-01-31T00:23:00.557-08:00</updated><title type='text'>Personil Baru Asma Voice</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/TUZvEOuHuZI/AAAAAAAAAGc/ieT7gHPDL_I/s1600/As-Vo.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 247px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/TUZvEOuHuZI/AAAAAAAAAGc/ieT7gHPDL_I/s200/As-Vo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5568260107751897490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nasyid Asma Voice Acapella&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;New Personil Asma Voice :&lt;br /&gt;1. Rozan Hilmy A.H.                    : Trebble Percusion&lt;br /&gt;2. Aldian                                      : Barriton&lt;br /&gt;3. Cucu Samsu                            : Lead Vocal&lt;br /&gt;4. Gita Dinamika Putra             : Backing Vocal 3&lt;br /&gt;5. Abdurrahman                        : Bass&lt;br /&gt;6. Agus Pramaditha                  : Backing Vocal 2&lt;br /&gt;7. Yunus Shalihin                       : Backing Vocal 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Terus Bergerak Menuju Perubahan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contact Person :&lt;br /&gt;021 26147968&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-3360309079348046886?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/3360309079348046886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/01/new-personil-asma-voice-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3360309079348046886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3360309079348046886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/01/new-personil-asma-voice-1.html' title='Personil Baru Asma Voice'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/TUZvEOuHuZI/AAAAAAAAAGc/ieT7gHPDL_I/s72-c/As-Vo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-317945506827073910</id><published>2011-01-30T23:59:00.000-08:00</published><updated>2011-01-31T00:05:56.923-08:00</updated><title type='text'>Pemuda Rabbani</title><content type='html'>&lt;div class="attr"&gt;Album : Pemuda Pilihan&lt;br /&gt;Munsyid : Asma Voice&lt;br /&gt;http://liriknasyid.com  &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="text"&gt;   Wahai pemuda&lt;br /&gt;Ayo bangkitlah&lt;br /&gt;Jangan pernah menyerah&lt;br /&gt;Hadapi rintangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai pemuda&lt;br /&gt;songsong kemenangan&lt;br /&gt;Jalan ini masih panjang&lt;br /&gt;Penuh cobaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff :&lt;br /&gt;Wahai pemuda&lt;br /&gt;Pemuda Rabbani&lt;br /&gt;Wahai generasi&lt;br /&gt;Generasi Islami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menuju&lt;br /&gt;Menuju Ridho Illahi&lt;br /&gt;Untuk menjadi&lt;br /&gt;Menjadi Muslim Sejati &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-317945506827073910?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/317945506827073910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/01/pemuda-rabbani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/317945506827073910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/317945506827073910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2011/01/pemuda-rabbani.html' title='Pemuda Rabbani'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-4679400722807444208</id><published>2010-11-30T19:53:00.000-08:00</published><updated>2010-11-30T19:59:40.654-08:00</updated><title type='text'>Mencoba Menjadi PENCIPTA LAGU</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Klinik Diklat Edisi 04&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tips buat pemula&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kisah nyata. Sebuah lagu mampu meluluhkan seseorang untuk menjadi muallaf (Aku Muslim – Sigma), seorang nasheed lovers dari Sulawesi menjadikan sebuah lagu sebagai pemacu untuk sering mendoakan keluarganya yang telah tiada (Sebelum Dia Pulang – Firto), sebagian yang lain sukses membawa pesan bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam (lagu-lagu Maher Zein dan Zain Bikha). Bahkan, seorang non-muslim menyatakan cintanya kepada sang ibu dengan lagu Mama, Bunda, Ummi apapun namanya (Iie/The CS).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mungkin tidak semua orang harus menjadi munsyid. Selain karena nasyid hanyalah secuil medan dakwah, tentu ada beberapa persyaratan, seperti vocal, untuk menjadi munsyid. Tetapi semua orang bisa berpartisipasi dalam dunia ini dengan menjadi pencipta lagu nasyid. Dengan berbagai kisah nyata di atas, Insya Allah pastinya tertarik dong buat membuat lagu? Kalo iya, berikut tips menjadi pencipta lagu bagi pemula.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;1. Berhenti memikirkan kekurangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;“Aku tidak bisa alat musik, aku tidak bisa membuat lirik puitis, atau parahnya aku tidak bisa menulis, aku tidak bisa dan aku tidak bisa lainnya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;Ketika nasheed lovers mengatakan tidak bisa, maka itu menjadi batas kemampuan kalian semua. Percaya tidak percaya, seorang penulis lagu ANN Jateng (Firto) tidak bisa bermain semua alat musik. Tetapi di ANN Jateng, dia mengukir rekor pencipta lagu yang lagunya paling banyak dinyanyikan oleh munsyid lain. Bahkan, lagunya pernah dinobatkan sebagai lagu terbaik oleh salah satu lembaga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;2. Fokuslah pada kelebihan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;“Aku dulunya suka menulis puisi, ini potensiku untuk membuat lagu-lagu yang indah liriknya,”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;“Aku bisa software musik, bisa nih buat coba-coba bikin lagu,”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;“Walaupun aku hanya bisa kunci-kunci dasar bergitar, aku yakin bisa menciptakan lagu easy listening,”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;Seorang penulis lagu ANN Jateng yang lain (Anggit) mengawali karir menulisnya justru karena sering membuat puisi. Lagu pertamanya ditulis bukan di studio, tetapi di dapur ANN. Meski tidak mahir bergitar, dengan kelebihannya berpuisi, dia mampu membuat lirik indah yang tersusun begitu rapi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;3. Bikin lagu-lagu sederhana dulu. Lupakan dulu membuat lagu yang harus berteknik ini itu. Harus begini begitu. Bikin aja dulu lagunya. Setelah jadi, jika kamu ternyata kesulitan menyanyikan lagu itu, karena diluar dugaan lagu yang kamu ciptakan ternyata tidak sederhana, mintalah beberapa kenalan munsyidmu untuk menyanyikan lagu itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;4. Pakai hukum paretto. Membuat 10 lagu dalam 1 minggu, yakin ketemu minimal 1 lagu yang bagus. Mungkin awalnya, dalam hukum paretto kamu tipe 10 : 1, artinya dari 10 lagu yang kamu buat, maka 1 lagu pasti bagus. Lambat laun kamu akan berskala 10 : 5, bahkan 10 : 9. Wuih….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;5. Perbanyak referensi. Kalau kamu hanya dengerin munsyid tertentu, lagu-lagumu ya kayak gitu alias terbatas nada-nadanya. Banyak-banyak dengerin input nasyid keren, semisal lagu-lagunya Sami Yusuf, Maher Zein, Alief, Fatih, JV, Sigma, The CS, Syahdu, munsyid-munsyid ANN Jateng (ho ho ho Narsis dot com).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;6. Muka badak alias tahan malu. Seorang pencipta lagu di ANN Jateng pernah ditertawakan karena membuat lagu tentang ajakan untuk sholat malam, tapi nada-nadanya horror seperti lagu kematian. Tapi, dia tenang-tenang saja dan mengakui kekurangan lagu itu. Intinya, tetap berkarya, walau dikritik ini itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;7. Jangan takut lagunya dibilang aneh. Percaya tidak percaya, lagu M.B.U (salah satu lagu ANN Jateng yang mungkin dikenal nasheed lovers) dibuat tahun 2005. Sang pencipta butuh waktu 4 tahun untuk meyakinkan lagu itu bagus, hanya karena di cap aneh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;8. Jangan takut mirip lagu ini itu. Setelah teman-teman membuat lagu, kok dirasa-rasa mirip lagu tertentu, jangan panik duluan. Selama tidak niatan untuk menjiplak atau sengaja meniru, biasanya lagu itu tidak mirip-mirip banget. Ada milyaran lagu di dunia ini, dengan nada-nada yang itu-itu saja. Wajar, jika ada sedikit kemiripan pada beberapa lagu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;9. Perluas kemampuan dengan belajar. Lambat laun, lagu yang kamu buat akan mentok begitu-begitu saja, jika tidak belajar. Belajar gitar, keyboard, software musik supaya lebih mahir, akan sangat mendukung karyamu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;10. Cerdik mewujudkan lagu. Kamu gak bisa nyanyi, minta lagumu dinyanyikan temanmu yang bisa nyanyi. Kamu gak bisa mengaransemen, pakai jasa arranger professional. Kamu gak bisa gitar atau kibor, minta teman-temanmu yang bisa membantumu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;" class="fullpost"&gt;11. Ikutan lomba cipta lagu jika ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-4679400722807444208?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/4679400722807444208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2010/11/mencoba-menjadi-pencipta-lagu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/4679400722807444208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/4679400722807444208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2010/11/mencoba-menjadi-pencipta-lagu.html' title='Mencoba Menjadi PENCIPTA LAGU'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-7894372005947516958</id><published>2010-11-30T19:42:00.000-08:00</published><updated>2010-11-30T19:46:07.087-08:00</updated><title type='text'>New Song Asma Voice</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sambut Ramadhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cipt : Cucu &amp;amp; Oman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kusambut gembira&lt;br /&gt;Datangnya Bulan Suci Ramdhan&lt;br /&gt;Tamu agung yang penuh rahmat&lt;br /&gt;Dan ampunan darinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sucikanlah hati&lt;br /&gt;Luruskanlah niat&lt;br /&gt;Perbanyaklah amal&lt;br /&gt;Gapailah keridhoanNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff :&lt;br /&gt;Selamat datang bulan yang suci&lt;br /&gt;Hadirmu menentramkan hati&lt;br /&gt;Aku bersyukur pada Illahi&lt;br /&gt;Dipertemukan kembali&lt;br /&gt;Ramadhan tahun ini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-7894372005947516958?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/7894372005947516958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2010/11/new-song-asma-voice.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/7894372005947516958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/7894372005947516958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2010/11/new-song-asma-voice.html' title='New Song Asma Voice'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-7228342580827694095</id><published>2010-11-30T19:23:00.001-08:00</published><updated>2010-11-30T19:50:56.480-08:00</updated><title type='text'>Personil New Asma Voice</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/TPXF5Bjg0PI/AAAAAAAAAGI/-w8m66JJtgM/s1600/Asma%2BVoice.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/TPXF5Bjg0PI/AAAAAAAAAGI/-w8m66JJtgM/s200/Asma%2BVoice.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5545556099637235954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Assalamu'alaikum... Warahmatullahi Wabarakaatuh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Asma Voice Generasi Ke-2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Inilah perubahan kami... Inilah para personil baru kami...&lt;br /&gt;Semoga semakin baik dan niat tertinggi menggapai Ridho Illahi...&lt;br /&gt;Allahu Akbar !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Personil Asma Voice Generasi 2 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Abdur Rohman      : Bass&lt;br /&gt;2. Cucu Samsu           : Lead Vocal&lt;br /&gt;3. Rozan Hilmy A.H. : Trebble Perkusi&lt;br /&gt;4. Yunus Saputra      : Barriton&lt;br /&gt;5. Agus Pramaditha  : Backing Vocal 2&lt;br /&gt;6. Gita Dinamika       : Backing Vocal 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/TPXF5Su9GRI/AAAAAAAAAGQ/VKxBKRd_iQY/s1600/1.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/TPXF5Su9GRI/AAAAAAAAAGQ/VKxBKRd_iQY/s200/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5545556104248629522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Terus Bergerak Menuju Perubahan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-7228342580827694095?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/7228342580827694095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2010/11/personil-new-asma-voice.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/7228342580827694095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/7228342580827694095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2010/11/personil-new-asma-voice.html' title='Personil New Asma Voice'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/TPXF5Bjg0PI/AAAAAAAAAGI/-w8m66JJtgM/s72-c/Asma%2BVoice.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-2245326147150165648</id><published>2009-12-12T17:27:00.000-08:00</published><updated>2009-12-12T17:30:17.523-08:00</updated><title type='text'>Lirik Nasyid Justice Voice - Stop</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;STOP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Album : Music Against Corruption&lt;br /&gt;Munsyid : &lt;a href="http://www.klikjv.com"&gt;Justice Voice&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;http://liriknasyid.com &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;stop...&lt;br /&gt;korupsi bikin sengsara&lt;br /&gt;bikin sakit hati&lt;br /&gt;kamu begini aku begitu&lt;br /&gt;jadi semuanya terserah elu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ngak mikir orang lain mikir diri sendiri&lt;br /&gt;capek deh...&lt;br /&gt;so don't be like that my fren&lt;br /&gt;let's do it the right thing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;stop... stop... stop... jangan begitu&lt;br /&gt;stop... stop... stop... bikin malu anak cucu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;stop... jangan bikin keki&lt;br /&gt;mau lo apa sih...&lt;br /&gt;semua udah ada&lt;br /&gt;lo tinggal minta selalu ada&lt;br /&gt;tunjuk sini tunjuk sana&lt;br /&gt;kok masih kurang puas juga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Composer: Faris JV&lt;br /&gt;Arranger: Faris JV&lt;br /&gt;Artis: Justice Voice&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-2245326147150165648?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/2245326147150165648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/12/lirik-nasyid-justice-voice-stop.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/2245326147150165648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/2245326147150165648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/12/lirik-nasyid-justice-voice-stop.html' title='Lirik Nasyid Justice Voice - Stop'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-5503901767548432062</id><published>2009-12-12T17:25:00.000-08:00</published><updated>2009-12-12T17:27:46.394-08:00</updated><title type='text'>Profil Tim Nasyid Izzatul Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/SyRCzGLG02I/AAAAAAAAAFQ/t2rFnu8qtcA/s1600-h/izis-112.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 402px; height: 321px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/SyRCzGLG02I/AAAAAAAAAFQ/t2rFnu8qtcA/s320/izis-112.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414526097604137826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;Tim nasyid Izzatul Islam dibentuk oleh para aktifis dakwah kampus dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) Depok. Di sela-sela kuliah, mereka aktif berlatih di mushalla kampus bernama Mushalla Izzatul Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim nasyid FMIPA UI sendiri dibentuk lama sebelum rekaman album pertama Izis; SERUAN. Tim nasyid FMIPA UI telah ada sejak tahun 1992, anggotanya antara lain adalah Ust. Ahmad Sahal, Lc (Kaderisasi DPP PKS) dan Nurcholiq Ramdhan (Direktur PT.Nada Cipta Raya). Anggota lainnya keluar-masuk, tergantung kesibukan masing-masing. Kalau kosong, ya ikut latihan atau ikut pementasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang personel yang cukup berbakat dan komitmen mengembangkan tim. Dialah Elva Wiseso. Dengan gigih, beliau mencoba membuat tim nasyid ini lebih profesional. Beberapa anggota potensial kemudian direkrutnya, salah satunya Novi Hardian. Pada perjalanannya, kedua personel inilah yang menjadi inti dari tim nasyid FMIPA UI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1994, saat mahasiswa baru hadir, Elva dan Novi rutin melatih beberapa mahasiswa baru itu untuk bergabung kedalam tim. Dari sinilah bergabung nama-nama Afwan Riyadi, Agus Suharyadi d an M Cholid Riza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun-tahun itu, tidak sah menyebut nama tim nasyid FMIPA UI atau Izzatul Islam tanpa menyebut satu nama : Bharata Adhi Dharma. Mas Bar (biasa dipanggil begitu) adalah penggubah semua nasyid Izis kala itu, dan sekaligus menjadi motivator spiritual tim. Beliau, bersama manajer Nurcholiq Ramdhan dan motor tim, Elva Wiseso; memberanikan diri membuat album tim nasyid FMIPA UI. Terkumpul 6 lagu karya Mas Bar, ust.Sahal dan pak Qodar Selamet (pendidik) serta diselingi 2 nasyid berbahasa Arab; jadilah tanggal 8 Desember 1994 tim nasyid FMIPA UI merekam album pertama mereka bertajuk SERUAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu nama tim nasyid FMIPA UI kurang mengglobal. Maka dipilih nama baru untuk tim ini, yaitu tim nasyid Izzatul Islam. Diambil dari nama Mushalla kampus FMIPA UI serta misi tim dalam bernasyid, yaitu izzul Islam wa Muslimin (memuliakan Islam dan kaum Muslimin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Anggota Izis pada awalnya selalu bergantian. Jumlahnya-pun sangat besar untuk ukuran tim nasyid; pernah hingga 23 orang! Ini dikarenakan program rekruting personel baru tim Izis karena personel lamanya banyak yang disibukkan dengan jabatan dalam struktur dakwah kampus. Nama program ini Primavera (ngikutin Kurniawan DY dkk). Dari program ini terlibatlah Eko Sudrajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu (medio 1994 – 1996), dunia nasyid tidaklah seperti sekarang ini. Nasyid hanya menjadi bagian dari hiburan dalam acara seminar-seminar Islam yang dahulu marak sekali. Sesekali saja ada acara pentas seni Islam. Namun Izis kala itu sudah lumayan “dikenal”. Paling tidak, kota Bandung, Yogya dan Solo pernah mereka sambangi. Juga terlibat dalam pementasan besar di TIM dan Erasmus Huis Jakarta serta Dago Tea House Bandung bersama 2 tim besar saat itu; Snada dan Suara Persaudaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1996, setelah meluncurkan 3 album (Seruan, Ramadhan dan Untuk Sebuah Cita), mas Bar mengundurkan diri dari Izis. Hal ini sempat menjadi pukulan besar mengingat beliau adalah penggubah nasyid serta motivator tim. But show must go on, kata orang sono. Izis haruslah tetap eksis dalam dakwah melalui nasyid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah badai krisis dan demonstrasi reformasi, Izis bersiap kembali berkiprah. Saat itu, jumlah personel amat menipis, tinggal 7 orang saja. Itupun 4 orang sudah lulus kuliah (Elva, Novi, Marzuki dan Eko). Namun dengan azzam kuat, lahir jugalah album Izis (yang mungkin paling dikenal) Kembali..!. Aransemen album ini digarap oleh Fathurrahman, teman dekat manajer Nurcholiq Ramdhan. Pada awalnya, Fathur diplot sebagai pengganti mas Bar; motivator di luar arena. Namun melihat kebutuhan tim, Fathur akhirnya menjadi personel tim nasyid. Dari sinilah, Izis melepaskan diri dari bayang-bayang FMIPA UI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 personel (Afwan, Agus, Cholid, Eko, Elva, Fathur dan Novi; sedang Marzuki pergi ke Rusia) yang terlibat dalam album Kembali..! inilah yang kemudian “ketiban rejeki” bisa berkeliling nusantara. Seluruh kota besar di pulau Jawa disambanginya. Juga beberapa kota di Sumatra. Jaulah (perjalanan) keluar kota ini berlanjut terus hingga promosi album Berderap di Jalan Panjang serta VCD Izis Marching Out.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja yang cukup keras saat itu, dimana Izis menghasilkan 2 album dan 1 VCD serta menggelar 2 konser tunggal hanya dalam rentang waktu 2 tahun! Belum lagi kesibukan promosi ke berbagai daerah yang terus menguras tenaga. Tak heran, personel Izis kadang tidak lengkap dalam berbagai show. Juga beberapa personel drop fisiknya. Pernah, salah satu personel harus pulang menggunakan taksi kerumahnya setelah show di : Solo!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Show luar kota juga sedikit memiliki kenangan, paling tidak bagi Novi Hardian. Saat pernikahannya, Izis sedang manggung di Batam. Jadi tidak satupun personel Izis hadir dalam pernikahannya. Juga saat kelahiran putra pertama Novi, sang bapak baru itu sedang manggung di Tegal. Jadilah, momen perubahan status sebagai ayah itu tidak dihadirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Momen besar Izis terjadi lagi di pertengahan tahun 2002. Elva sang motor tim, mengundurkan diri. Kegalauan cukup merasuk saat itu, namun tidak lama. Izis justru menambah 2 orang personel yang cukup mumpuni dalam musik; Muji Raharjo dan Noorahmat Pudyastomo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Format nasyid Izis kembali mengalami pengayaan sejak masuknya 2 personel tersebut. Keduanya memiliki back ground musik klasik, menambah artistik aransemen musik Izis menjadi tidak asal teriak dan semangat saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2004, kembali terjadi perombakan. Kali ini pada posisi manajer. Nurcholiq Ramdhan, pendiri serta manajer tim sejak berdirinya, mengundurkan diri karena kesibukannya menangani PT.Nada Cipta Raya yang saat itu berkembang amat pesat. Maka dimintalah Ali Amril, mantan personel Izis juga, untuk menangani tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya-pun cukup dahsyat. Izis sukses menelurkan 3 album, 3 VCD serta 3 konser hanya dalam waktu 2 tahun!!! Penjualan album lama digenjot kembali, juga pementasan keluar kota kembali digelar setelah lama absen. Maka beberapa kota baru disambangi, antara lain Mataram, Denpasar, Serang serta Makassar. Thanks to him!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-5503901767548432062?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/5503901767548432062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/12/profil-tim-nasyid-izzatul-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/5503901767548432062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/5503901767548432062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/12/profil-tim-nasyid-izzatul-islam.html' title='Profil Tim Nasyid Izzatul Islam'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/SyRCzGLG02I/AAAAAAAAAFQ/t2rFnu8qtcA/s72-c/izis-112.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-3474803859792760117</id><published>2009-11-26T05:24:00.001-08:00</published><updated>2011-01-31T00:37:30.015-08:00</updated><title type='text'>Profile Nasyid Asma Voice</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/TUZzIudRNGI/AAAAAAAAAGk/U1HvrW0eqmc/s1600/As-Vo.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 284px; height: 276px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/TUZzIudRNGI/AAAAAAAAAGk/U1HvrW0eqmc/s200/As-Vo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5568264583037138018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/Sw6BpsYrEUI/AAAAAAAAAFI/0vMWT8_5xs4/s1600/Asma+Voice.JPG"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Sejarah Asma Voice&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Asma Voice” terbentuk pada 28 Juli 2008. Nama “Asma Voice” sendiri muncul ketika ada undangan perlombaan di salah satu sekolah negeri di Kota Bekasi. Sebelumnya nama itu belum pernah terpikirkan dalam tim kami. Namun salah satu personil kami mengusulkan untuk mengganti nama tim kami “Hamasah Voice” menjadi “Asma Voice”. Sebelum “Asma Vocie” muncul, nama tim kami waktu tempo dulu adalah “Hamasah Voice”. Sudah beberapa kali tim kami mengalami bongkar pasang personil. Namun akhirnya hanya butuh waktu 2 minggu untuk membentuk “Asma Voice” yang baru. Banyak halangan dan rintangan yang sudah kami lalui selama 2 minggu itu. Persiapan yang matang dan latihan kami tempuh dalam 2 minggu itu. Dan Alhamdulillah usaha selama 2 minggu itu menghasilkan suatu kebanggaan buat kami dan sekolah. “Asma Voice” meraih juara ke 2 lomba nasyid tingkat Se-Kota Bekasi. Thank’s Ya Allah, Manager “Asma Voice”, Tyson Syamsudin, dan teman–teman semua yang telah mendukung dan mendoakan kami. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan hidayahNya kepada kita semua. Amiin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Nama “Asma Voice” sendiri mempunyai makna tersendiri. Berikut pendapat makna dari Asma Voice yang diajukan oleh setiap personil :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Asma Voice : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AS&lt;/span&gt;al &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MA&lt;/span&gt;ngap Voice. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jadi dengan Mangap kita bisa menghasilkan suara yang bisa mejadi media untuk kami berdakwah (hehehe... sungguh nama yang unik...!!!) :-).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Asma Voice : n&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AS&lt;/span&gt;yid &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;M&lt;/span&gt;an Du&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt; Voice.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Karena kami cinta sekolah kami. Akhirnya salah satu personil kami mengartikannya seperti itu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Asma Voice : Suara Nama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Karena Asma dalam Bahasa Arab itu artinya Nama. Maka Asma Voice adalah hanya sebuah nama. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Apapun namanya, yang penting dakwahnya”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Itulah beberapa pengertian dari “Asma Voice” yang diusulkan oleh personil “Asma Voice”. Sudah beberapa kali “Asma Voice” menganti nama. Diantaranya :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Hamasah Voice (Suara Semangat)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Senam Voice (Senandung Nasyid MAN 2 Kota Bekasi)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Safe Voice (Suara Kesejahteraan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Personil Asma Voice Lama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Personil “Asma Voice” ada 6 orang. Yaitu : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1. Aan Anshori  (Trebble 2)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Abdul Rohman Ar Rifai (Bass)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3. Agus Pramaditha  (Vocal 2)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;4. Ahmad Maulana Sidiq (Trebble 1)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;5. Cucu Samsu  (Vocal 1)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;6. Wafi Fauzan R  (Barriton)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Personil Asma Voice Baru&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Cucu Samsu (Lead Vocal)&lt;br /&gt;2. Yunus Shalihin (Backing Vocal 1)&lt;br /&gt;3. Agus Pramaditha (Backing Vocal 2)&lt;br /&gt;4. Gita Dinamika Putra (Backing Vocal 3)&lt;br /&gt;5. Rozan Hilmy A.H. (Trebble Percusion)&lt;br /&gt;6. Aldian (Barriton)&lt;br /&gt;7. Abdurrahman (Bass)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt; Prestasi Asma Voice&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Juara 2 Lomba Nasyid “GALAKSI” di SMAN 6 Kota Bekasi tingkat Se-Kota Bekasi pada tahun 2008.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Siaran di Radio Assyafiiyah Jakarta, 28 Desember 2010&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kegiatan Asma Voice&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Tampil di acara Perayaan Hari Ulang Tahun RI Ke 63 di Kota Bekasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Tampil di acara BSC (Bekasi Student Center) di Islamic Center Kota Bekasi tahun 2008.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Acara-acara PHBI.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;ZH-CN&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;AR-SA&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:applybreakingrules/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Mengisi acara-acara yang diselenggarakan oleh sekolah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;-&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Open House Badaris Bekasi Tahun 2010.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;-&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Muscab PKS Ke-3 Rawalumbu Tahun 2010.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;-&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Seminar Web Badaris Bekasi Tahun 2010.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;-&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Festival Nasyid Hi-Fest 2010 di Universitas Indonesia.&lt;br /&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Dll.&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-3474803859792760117?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/3474803859792760117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/11/profile-nasyid-asma-voice_26.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3474803859792760117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3474803859792760117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/11/profile-nasyid-asma-voice_26.html' title='Profile Nasyid Asma Voice'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/TUZzIudRNGI/AAAAAAAAAGk/U1HvrW0eqmc/s72-c/As-Vo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-4191461983579158146</id><published>2009-11-16T04:34:00.000-08:00</published><updated>2009-11-16T04:36:55.044-08:00</updated><title type='text'>Ayo Pilih dan Dukung Asma Voice...!!!</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sobat Muda AsVo dimanapun berada. Mohon dukungannya untuk menjadikan Nasyid Asma Voice sebagai Nasyid Favorit di Nuris FM Award.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:130%;" class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;Kategori : Grup Haraky Terfavorit&lt;br /&gt;SMS dengan format :&lt;br /&gt;nama (spasi) kota (spasi) Haraky Terfavorit Asma Voice – Pemuda Pilihan&lt;br /&gt;atau&lt;br /&gt;nama (spasi) kota (spasi) B.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kirim sms ke : 08989831398&lt;br /&gt;Untuk kategori lainnya dan Info lebih lanjut kunjungi Blog Nuris FM&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nurisfm.blogspot.com/"&gt;www.nurisfm.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-4191461983579158146?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/4191461983579158146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/11/ayo-pilih-dan-dukung-asma-voice.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/4191461983579158146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/4191461983579158146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/11/ayo-pilih-dan-dukung-asma-voice.html' title='Ayo Pilih dan Dukung Asma Voice...!!!'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-3666080320120765225</id><published>2009-11-11T05:57:00.000-08:00</published><updated>2009-11-11T06:07:54.165-08:00</updated><title type='text'>Tabligh Akbar dan Konser Nasyid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/SvrEOxEgjOI/AAAAAAAAAE4/c7OOpVrl_5E/s1600-h/Konser_dan_Tabligh.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 222px; height: 314px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/SvrEOxEgjOI/AAAAAAAAAE4/c7OOpVrl_5E/s320/Konser_dan_Tabligh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402846460953791714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;“Persembahan Rakyat Indonesia Untuk Kemerdekaan Rakyat Palestina”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 10"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 10"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CLENTER%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="Edit-Time-Data" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CLENTER%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_editdata.mso"&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1027"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" alt="" style="'position:absolute;" allowoverlap="f"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\LENTER~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" title="Konser_dan_Tabligh"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari/ Tanggal : Ahad, 20 Desember 2009&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Waktu : Sesi I 09.00 s.d. 12.00 WIB&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sesi II 13.30 s.d. 16.00&lt;br /&gt;WIB&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tempat : Hall Basket Senayan, Jakarta&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Orasi:&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Dr. Hidayat Nur Wahid, MA*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dr. Muqoddam Cholil, MA&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Dra. Yoyoh Yusroh&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Ust. Arifin Ilham*&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tim Nasyid :&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;" class="fullpost"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izzatul Islam&lt;br /&gt;Ar-Ruhul Jadid&lt;br /&gt;Shoutul Harokah&lt;br /&gt;Justice Voice&lt;br /&gt;Sulis&lt;br /&gt;Ebith Beat E&lt;br /&gt;Awan&lt;br /&gt;Brigade Intifadhah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga tiket&lt;br /&gt;Festival : Rp 15.000,-&lt;br /&gt;VIP : Rp 25.000,-&lt;br /&gt;Harga Stand Bazaar : Rp 550.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contact Person&lt;br /&gt;Tiketing: Trihandayani: 02194104237&lt;br /&gt;Sponsorship &amp;amp; Bazaar: Muni: 02191027174&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Pembelian tiket atau pembayaran stand Bazaar bisa melalui transfer rekening BCA 661036129 a.n. Muniroh Noor Ali atau Bank Muamalat 9231379804 a.n. Tri Handayani&lt;br /&gt;Pemesanan Tiket 10 ke atas bisa diantar ke tempat (Jakarta dan sekitarnya)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-3666080320120765225?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/3666080320120765225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/11/tabligh-akbar-dan-konser-nasyid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3666080320120765225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3666080320120765225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/11/tabligh-akbar-dan-konser-nasyid.html' title='Tabligh Akbar dan Konser Nasyid'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/SvrEOxEgjOI/AAAAAAAAAE4/c7OOpVrl_5E/s72-c/Konser_dan_Tabligh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-2708060612386364293</id><published>2009-10-17T04:02:00.000-07:00</published><updated>2009-10-17T04:04:14.115-07:00</updated><title type='text'>Profil Tim Nasyid "Justice Voice"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/Stmko68LqHI/AAAAAAAAAEw/l4TQwegGquc/s1600-h/azzam-mujahid.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 132px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/Stmko68LqHI/AAAAAAAAAEw/l4TQwegGquc/s320/azzam-mujahid.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393523051676280946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nasyid Islami tumbuh dari komunitas masjid dan kerohanian Islam kampus. Ia memiliki paduan keindahan musik dan isi syair yang menggugah sense religiusitas. Pemaknaan nasyid akhirnya lebih luas dari sekedar produk seni biasa. Berpegang pada filososfi “air“, memancar ke segala arah, nasyid harus dapat masuk dan diterima oleh seluruh kalangan. Air dapat mengikuti apapun yang berada di sekitarnya, menyebar tanpa bisa dicegah, lembut tapi bisa menembus bebatuan. Dan di sinilah kami melangkah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air… bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Selalu mengalir membawa manfaat bagi manusia dalam berbagai wujud dan cara. Seni juga bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Di sisi lain, Islam adalah jalan kehidupan… Apakah keduanya berlawanan? tentu saja tidak. Dengan ilmu hidup lebih mudah, dengan seni hidup menjadi lebih indah dan dengan agama hidup lebih terarah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Islam itu luas dan menyeluruh karena dakwah harus menyentuh semua aspek kehidupan. Ia bisa tampil dalam berbagai penyajian dan keindahan. Bahasa kerennya adalah “a truth well told”. Termasuk dalam bentuk musik. Untuk itulah kami hadir sebagai bagian dari kehidupan, nasyid akan memberi kemanfaatan dalam berbagai rupanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justice Voice mengambil lambang dari aksara mandarin “shuei” yang artinya air. Nama Justice Voice dipilih karena merupakan kata yang paling banyak muncul dalam Al Qur’an. Kami berharap nama Justice Voice dapat mengingatkan kami bahwa dakwah, menyampaikan ajaran Islam adalah misi yang senantiasa kami emban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  * Visi: Menjadikan JV diakui di belantika musik Indonesia&lt;br /&gt;  * Misi: Membumikan nasyid, agar nasyid dipahami sebagai salah satu musik, unsur hiburan, yang cocok untuk setiap kalangan tanpa melepaskan sisi religiusitas dari akar sejarahnya.&lt;br /&gt;  * Slogan: Funky tapi Syar’i. Justice Voice memberi sebuah pemaknaan bahwa “funky” yang kami maksud adalah smart, aktif, tidak kaku, out of the box, berwawasan, gaya tetapi tidak keluar dari batasan Syar’i.&lt;br /&gt;  * Salam: Salam Justice Voice dilakukan dengan mengacungkan tangan kiri, dengan mengacungkan ibu jari, telunjuk dan jari tengah, jari manis dan kelingking ditekuk. Formasi jari itu bila dilihat dari depan akan membentuk inisial Justice Voice. JV&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-2708060612386364293?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/2708060612386364293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/10/profil-tim-nasyid-justice-voice_17.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/2708060612386364293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/2708060612386364293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/10/profil-tim-nasyid-justice-voice_17.html' title='Profil Tim Nasyid &quot;Justice Voice&quot;'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/Stmko68LqHI/AAAAAAAAAEw/l4TQwegGquc/s72-c/azzam-mujahid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-4137842749308324783</id><published>2009-10-05T07:58:00.001-07:00</published><updated>2009-11-12T04:16:39.129-08:00</updated><title type='text'>Nasyid Never Die</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;embed src="http://filefactory.com/widget/music.swf" quality="high" id="flashElement" wmode="transparent" width="450" height="550" name="widget" align="middle" allowScriptAccess="always" menu="false" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" flashVars="folderHash=77b876d5770a3ade&amp;amp;mainColor=2574B7&amp;amp;contentColor=DFEEFF&amp;amp;textColor=273596&amp;amp;highlightColor=3794DF&amp;amp;randomize=true" type="application/x-shockwave-flash" &gt;&lt;/embed&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-size:x-small;font-family:Arial,Sans-Serif;width:450px;text-align:center;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-4137842749308324783?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/4137842749308324783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/10/nasyid-never-die.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/4137842749308324783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/4137842749308324783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/10/nasyid-never-die.html' title='Nasyid Never Die'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-276861301148350049</id><published>2009-10-05T04:59:00.000-07:00</published><updated>2009-10-05T05:27:04.932-07:00</updated><title type='text'>Lirik Nasyid Pekan Ini : Justice Voice - Duka Ditanah Kita</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kala bencana datang melanda&lt;br /&gt;Porak poranda tanah kita&lt;br /&gt;Semua orang terhentak ingin bertanya&lt;br /&gt;Mengapa terjadi mengapa&lt;br /&gt;Mengapa terjadi mengapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangisan derita menyayat jiwa&lt;br /&gt;Kedzaliman menutup mata&lt;br /&gt;Apakah kebenaran telah binasa&lt;br /&gt;Mengapa terjadi mengapa&lt;br /&gt;Mengapa terjadi mengapa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nafsu angkara murka&lt;br /&gt;Telah gelap dan menerjang&lt;br /&gt;Gelap gulita lenyapkan cahaya&lt;br /&gt;Tibalah azab bencana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukanlah bencana datang melanda&lt;br /&gt;Porak poranda tanah kita&lt;br /&gt;Semua orang terhentak ingin bertanya&lt;br /&gt;Mengapa terjadi mengapa&lt;br /&gt;Mengapa terjadi mengapa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-276861301148350049?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/276861301148350049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/10/lirik-nasyid-pekan-ini-justice-voice.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/276861301148350049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/276861301148350049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/10/lirik-nasyid-pekan-ini-justice-voice.html' title='Lirik Nasyid Pekan Ini : Justice Voice - Duka Ditanah Kita'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-7911873158749107720</id><published>2009-09-05T05:57:00.000-07:00</published><updated>2009-09-05T05:58:14.159-07:00</updated><title type='text'>Nasyid Hanya Trend Sementara</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sebuah genre seni, ketika mendapat antusiasme dan apresiasi publik yang besar dan lebih lagi ketika juga budaya industri turut membangun citraan-citraannya sebagai sebuah kemasan atau komoditas, maka ketika itu pula seni tersebut telah menjadi semacam tren. Sebuah fenomena yang banyak ditemukan dalam perkembangan berbagai genre seni, terlebih lagi musik. Sebagai tren, fenomena tersebut sering kali hadir sebagai sebuah gejala sementara. Di lain pihak, budaya industri itu memang sendiri sentiasa mencari atau membentuk tren-tren berikutnya dalam setiap perkembangan waktu sehingga kesementaraan itu semakin kuat. Kenyataan terakhir ini tak bisa dielakkan. Bagaimanapun, budaya industri memiliki pengaruh yan kuat dalam menyebarkan sebuah genre seni, dan membentuk selera publik terhadapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasyid sebagai genre seni, sebagai sebuah fenomena yang mengggejala kuat akhir-akhir inidi berbagai kota di Indonesia, terutama di kalangan anak-anak muda agaknya bisa diteropong dari kenyataan tersebut. "Secara bentuk musik, nasyid telah bisa dikategorikan sebagai musik tren. Ia sekarang sudah berada di wilayah industri, diperdagangkan. Oelh karena itulah, nasyid hanyalah sebuah tren sementara," ujar musisi senior Harry Roesli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan ini juga berangkat dari kenyataan bahwa kesenian sebagai sebuah wilayah kreatif memang tak pernah berdiam di suatu bentuk pengungkapan, demikin pula antusiasme dan respons publik terhadapnya. Setiap zaman selalu menghadirkan bentuk-bentuk seni yang berbeda, yang kemudian menjadi tren. Demikian pula dalam genre musik yang bertemakan keagamaan. Dari mulai gambus, kasidah, hingga nasyid seperti sekarang. Terlebih lagi ketika mendapat sentuhan budaya indsutri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi, subtansi religiusnya akan terus ada, seperti tampak pada zamannya Bimbo atau masa-masa sebelumnya, kasidahan atau gaya vokal grup seperti Patria Pak Ading Affandi dulu. Secara bentuk, musikalitas nasyid hanya tren sementara. Tetapi, lagu-lagu religius sampai kapan dan dimanapun tak akan pernah mati. Meski teknik musiknya mengalami perubahan," tandas Harry lagi, seraya menambahkan bahwa karena itulah nasyid jangan dianggap sebagai satu-satunya musik Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lagu-lagu religius seperti itu bukan hanya nasyid. Nasyid hanya salah satu gaya musik bermusik religius," ujar doktor musik dan mantan Ketua Jurusan Musik IKIP (kini UPI) Bandung ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggebirian pada keberagaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tradisi budaya industri, dengan seluruh kemasannya memang memiliki kecenderungan yang bergerak ke arah penyeragaman. Penyeragaman yang terjadi tidak hanya sekadar berada di wilayah praktik-praktik seni para kreator, dimana karya mereka semua nyaris menjadi sama warna dan karakternya. Tetapi, juga terjadi di wilayah respon publik, yang lantas berimbas pada semacam pengidentifikasian dengan parameter apa yang sedang menjadi tren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tradisi budaya industri memang memiliki kekuatan yang lain, yakni menjebak dan membatasi persepsi kita menurut apa dan bagaimana seni itu dikemas. Lihatlah, bagaimana media massa televisi mengemasnya lewat budaya visual (visual culture) atau budaya tontonan, dari mulai dangdut hingga nasyid. Penampilan kelompok nasyid seperti Raihan yang demikian santun, dengan baju takwa dan performance mereka yang rapih dan manis, telah membentuk suatu citraan tentang identifikasi seni Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan ini jelas berisiko pada terlupakannya keberagaman. Risiko ini bukan tidak mungkin terjadi di balik tren fenomena nasyid yang diidentifikasi sebagai seni atau musik Islami. Karena itulah, seperti yang disebutkan Harry Roesli, nasyid haruslah dilihat sebagai salah satu ragam dari musik Islami, dan bukan satu-satunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sependapat dengan Harry, pengamat seni dan salah seorang anggota senior Depot Kreasi Seni Bandung (DKSB), Aat Suratin memandang bahwa fenomena dan tren nasyid yang terjadi seperti sekarang hanyalah gejala sementara. Namun, Aat lebih menyebutnya sebagai harapan yang sekaligus juga menjadi kecemasan bahwa tren dan fenomena nasyid akan menutup peluang bagi keberagaman ekspresi musik-musik Islami yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya berharap ini hanya gejala sementara sebab kalau tidak ini akan menjadi pengebirian pada keberagaman warna musik religius Islami yang lain. Ini berbahaya karena nanti jangan-jangan pengidentifikasiian semacam ini akan menganggap jenis musik selain nasyid sebagai musik yang tidak Islami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecemasan Aat Suratin rasanya terlalu berlebihan. Akan tetapi, juga sebaliknya membayangkan argumen yang logis. Musik sebagai ekspresi seni bagaimanapun juga adalah sebuah kata kerja. Di dalamnya berlangsung berbagai eksplorasi kreatif yang identifikasinya tak bisa dengan begitu saja diklaim dan diidentifikasi menurut salah satu jenis musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih lagi ketika identifikasi itu merujuk pada identifikasi religius, seperti penamaan "Islami". Seni sendiri sebagai sebuah bentuk, dalam konteks ini menghendaki pola pembacaan yang sifatnya univesal. Dengan kata lain, keindahan sebagai bentuk adalah milik manusia seluruhnya, lepas dari soal bentuk mana yang dianggap sesuai dengan pilihan setiap orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau kita bicara tentang apa yang disebut musik Islami, jelas kita harus bicara tentang soal estetika. Estetika itu harus berangkat dari telaah rasa dan pikiran manusia. Jadi, sangat sulit sekali menemukan hubungannya dengan aspek moralitas atau religiusitasnya. Yang mencirikan sesuatu musik Islami atau bukan itu bukan pada bentuk musikalitasnya tetapi pada etikanya. Jadi, kalau etikanya itu Islami, jenis musik apapun akan menjadi musik Islami," ujar Aat. Ia mengatakan musik rock sekalipun jika secara esensial lirik-liriknya mengajak orang pada kebenaran yang sesuai dengan ajaran Islam, sangat sulit untuk tidak menyebutnya sebagai musik islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musik dengan berbagai warna dan jenisnya, bagaimanapun memang hanyalah bentuk yang akan terus berganti dalam perkembangan serta perjalanan waktu dan ruang, untuk lalu menjadi tren pada setiap masa, setiap generasi. Namun demikian, selera pilihan orang pada satu bentuk jenis musik tertentu bukanlah juga tanpa alasan. Pilihan dan kecenderungan selera pada satu jenis musik, dengan kata lain, bukanlah soal yang berdiri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain sisi adalah juga suatu kenyataan bahwa setiap jaman memiliki tantangan dan situasinya sendiri. Itulah hukum besi sejarah. Setiap zaman akan merefleksikan berbagai ekspresi kesadarannya pula. Termasuk didalamnya adalah selera atas seni tertentu. Lebih lagi seni selau dianggap sebagai medium paling tepat untuk mengekspresikan penghayatan atas suatu kesadaran. Lebih lagi penghayatan dan kesadaran atas sesuatu yang dianggap tinggi dan suci, yakni keagamaan seperti yang tampak pada fenomena dan tren musik nasyid. Fenomena dan tren ini bukanlah sesuatu yang baru. Nasyid hanyalah bagian dari perkembangan khazanah tradisi musik di Indonesia yang bernafaskan keislaman, yang oleh berbagai sebab tengah mendapat "giliran" menjadi tren di tengah masyarakat, seperti juga yang pernah dialami oleh berbagai jenis musik islami lainnya. Pada suatu masa nanti akan lahir fenomena tren-tren musik islami berikutnya sehingga menunjukkan sebuah mata rantai keberagaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harry Roesli (ahda).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-7911873158749107720?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/7911873158749107720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/nasyid-hanya-trend-sementara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/7911873158749107720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/7911873158749107720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/nasyid-hanya-trend-sementara.html' title='Nasyid Hanya Trend Sementara'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-4988110503661267750</id><published>2009-09-05T05:55:00.000-07:00</published><updated>2009-09-05T05:56:42.405-07:00</updated><title type='text'>Dunia Nasyid Kita Hari Ini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang nasyid, tentunya akan ada kolerasi dengan yang namanya nada. Begitu juga sebagai sebuah aliran musik yang tertentu di pelbagai musikalitas musik yang ada di dunia. Sebenarnya jika kita amati, nasyid adalah sebuah upaya solusi hiburan yang berdedikasi atas nama islam. Karena lahirnya nasyid sendiri di picu atas maraknya hiburan-hiburan yang memang jauh dari nilai nilai islam, sehingga para munsyid tergerak untuk membangun sebuah pencerahan sebagai satu upaya kontemplasi akan realita yang ada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas nasyid sendiri, dari tahun ke tahun sangatlah minim atau bahkan bisa di bilang marak akan tetapi “ pasar ” tidak bisa mencernanya jika di lihat dari dinamika kehidupan musik Indonesia. Sebab nasyid yang tergambar oleh kita adalah tidak jauh dari rebana, gendang, acapella serta lain sebagainya. Dan ketika kita di berikan hal yang baru dari selain itu, dengan berniat pelakunya untuk melakukan sebuah upaya mengembangkan bakat dan menghapus paradigma yang ada serta memberikan warna baru di nasyid. Dengan segera sebagian dari kita mengecap dan memvonis bahwa itu adalah hal yang tabu di dunia nasyid. Dan dengan diam diam kita mengenyampingkan hal tersebut. Padahal, jika kita amati sebenarnya yang di sebut nasyid itu seperti apa ?? dan jenis musik nasyid itu seperti apa ? batasannya sampai dimana ? dan apa makna nasyid itu sendiri ? sebab yang penulis ketahui musik itu adalah universal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Baik, di sini penulis akan mencoba menafsirkan hal tersebut dengan berkaca dari waktu ke waktu. Meskipun penulis sadari bahwa penulis bukanlah orang yang “lama“ di dunia nasyid. Akan tetapi. Sedikitnya penulis selalu mengamati perkembangan nasyid dari dulu hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita mau jujur, bicara tentang nasyid di Indonesia yang tergambar di benak kita adalah pertama orang orangnya alim dan mengetahui tentang agama, kedua liriknya sarat dengan nasihat nasihat, ketiga alat serta&lt;br /&gt;aransement musik nasyid itu tertentu atau ada yang membatasi. Baik dua point&lt;br /&gt;pertama kita tinggalkan karena hal itu sudah jelas dan tidak perlu di bahas&lt;br /&gt;lagi. Yang paling penting di sini adalah batasan musiknya atau bisa di sebut&lt;br /&gt;lebih gaulnya “ genre ”. sebab yang ada di pikiran kita bahwa jenis musik musik yang berkembang di Indonesia adalah hal yang salah dan yang paling benar adalah nasyid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, kita sebagai muslim harus bisa objektif dalam menilai seseorang. Pertama, mungkin karena orang yang melakukan hal tersebut tidak memahami jalan hidupnya dan tentunya kita harus mendo’akannya. Kedua, ada kemungkinan pengaruh lingkungan yang membawanya sehingga mereka memilih jalan itu, maka tugas kita adalah memberikan petunjuk kepadanya. Bukan dengan memvonis bahwa kita adalah yang paling benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali lagi ke permasalahan genre. Sebenarnya dalam dunia musik tidak mengenal suatu kaum, baik itu orang hitam, orang kulit putih, orang pintar, orang bodoh, orang alim dsb. Sebab musik itu adalah universal bukan milik suatu kalangan. Maka dari sini, kita harus bisa membaca keadaan yang memang semenjak awal nasyid itu di rasakan oleh masyarakat adalah milik suatu golongan. Dan kadang, solusi dari sebagian munsyid sendiri itu mereka menjadi beralih dan enggan menyebut groupnya sebagai nasyid akan tetapi mereka lebih senang di sebut pop reliji. Mungkin karena realita menggambarkan hal itu dan memang “ pasar ” lebih banyak jadinya mereka ikut-ikutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dari sinilah permasalahan lain muncul, yang dari semenjak awal nasyid itu adalah hal yang tabu akan musik musik tersebut. Kini dengan perkembangan zaman yang menyeret kepada areal globalisasi telah mengkontaminasi dunia nasyid. Sehingga konsekuensi logisnya jatuh kepada para munsyid itu sendiri. Dengan harapan yang sangat agung meskipun pada prakteknya mereka mengharapkan “ pasar ” bisa menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, memang kita tidak munafik bahwa kita sangat menginginkan “ pasar ” bisa menikmati sajian sajian islami kita. Tapi sebenarnya jalannya bukan dengan mengganti nama aliran atau sebuah upaya pencerahan, akan tetapi sejatinya, kita harus tetap istiqamah sebab orang lain bisa menilai mana yang memang nasyid dan mana yang memang pop reliji. Contohnya antara Ungu dan Snada ( Maaf ! bukan niat menjelekkan ). Memang kedua group ini&lt;br /&gt;pernah melantunkan syair syair yang sarat penuh nasihat, tetapi bedanya yang pertama adalah berasal dari group band dan yang kedua adalah berasal dari acapella. Kemudian timbul pertanyaan mengapa Ungu yang naik daun padahalkan snada lebih jarang dengan acapella nya ketimbang Ungu ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini semua di kembalikan kepada masyarakat kita, yang selalu menafsirkan bahwa jenis musik seperti nasyid adalah hal yang tabu dan terkesan milik suatu golongan. Bukan dengan kita mengganti nama jenis musik. Sebenarnya jika kita ingin di minati banyak orang, maka langkah yang harus kita baca adalah pertama, “ realita ”. dimana realita masyarakat kita lebih memilih musik seperti yang ada sekarang dan bisa masuk ke dalam jiwanya dan menilai bahwa nasyid adalah milik suatu kalangan serta mempunyai kesan paling “teralim”. Kedua, “genre”. jenis musik yang di sukai masyarakat kita adalah jenis musik yang bisa di nikmati dan lebih menjiwai ke dalam dirinya atau dengan simpelnya musik anak muda / remaja. Ketiga, “Penampilan”. Kenapa penulis bilang yang ketiga adalah penampilan sebab masyarakat kita salah satu dari cara menilainya adalah dengan melihat penampilan. Dan yang&lt;br /&gt;perlu kita cermati bahwa para munsyid kita di Indonesia terlalu asyik dengan&lt;br /&gt;idealismenya sendiri yaitu mereka mau berdakwah tetapi mereka tidak mau membaca realita. Sebagai contoh Rasul kita Saw dalam melakukan berdakwah itu banyak mendapatkan rintangan dengan begitu kemudian Rasulullah membaca karakter bani quraisy yang memang saat itu jauh dari kebajikan. Maka jalan yang di ambil oleh Rasulullah adalah memperbaiki apa yang tidak di sukai oleh mereka dengan jalan pendekatan. Lain dengan para munsyid di kita, kita ingin berdakwah kepada masyarakat luas akan tetapi kita tidak mau membaca keinginan masyarakat luas dalam artian dari segi penampilan. Sebagian para munsyid di kalangan kita masih malu menggunakan penampilan yang di sukai remaja. Ok lah, penulis mengerti bahwa seseorang bisa di nilai dari penampilannya tetapi tidak untuk Allah Swt bahwa Dia menilai seseorang dari hatinya bukan dari penampilannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logisnya selama kita masih mengerjakan perintahNya dan meninggalkan&lt;br /&gt;laranganNya. Dan kita tidak melanggar syar’I dalam bergaul maka hal itu adalah sah sah saja. Contoh, masyarakat kita masih di bayang bayangi bahwa nasyid itu adalah orangnya suka memakai baju muslim, kemudian enggan memakai celana jeans dan segalanya di atur. Inilah gambaran kecil dari realita masyarakat Indonesia dalam menilai seorang munsyid. Maka dari sini, para munsyid sejatinya, harus bisa membaca animo masyarakat itu seperti apa ? bukan mengandalkan idealisme kita !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir adalah “ Berdo’a ”. Berdo’a sangat di anjurkan untuk hamba Allah Swt sebab do’a adalah wasilah kita kepada Allah Swt. Maka dari itu, jika kita sudah berusaha agar sajian sajian kita bisa di nikmati oleh “ pasar ” maka sejatinya juga kita harus bisa membaca animo “ pasar “ kita seperti apa.&lt;br /&gt;‘Ala kulli hal, semuanya kembali kepadaNya.&lt;br /&gt;Kita hanya bisa berencana dan hanya Allah lah yang menentukan. Dan satu hal yang perlu di titikberatkan kepada para munsyid janganlah takut untuk berkarya. Luaskan imajinasi kita dalam bernasyid dan tetaplah beristiqamah, jangan sampai kita ingin membaca keadaan tetapi justru kita yang kemudian di hanyutkan oleh keadaan tersebut. Wallahu A’lam bishowab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis adalah Ketua Umum SIMFONI (Silaturrahmi &amp; Forum Nada Islami) Cairo, Egypt&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-4988110503661267750?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/4988110503661267750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/dunia-nasyid-kita-hari-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/4988110503661267750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/4988110503661267750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/dunia-nasyid-kita-hari-ini.html' title='Dunia Nasyid Kita Hari Ini'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-7502252501223536647</id><published>2009-09-05T05:53:00.000-07:00</published><updated>2009-09-05T05:55:22.228-07:00</updated><title type='text'>Saatnya Nasyid Unjuk Diri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;HEAL The World, lagu kondang Michael Jackson itu dibawakan oleh kelompok nasyid. Itulah yang terjadi pada pembukaan Festival Nasyid Indonesia di Istora Senayan, Jumat (15/10) malam, dan ditayangkan langsung oleh Indosiar. Boleh jadi ini merupakan perkembangan nasyid untuk makin mendekatkan diri dengan publik yang terkondisi oleh musik pop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASYID, lagu pujian dan syiar itu, mulai meriah pada bulan Ramadhan. Kelompok nasyid biasanya terdiri dari kumpulan empat atau delapan vokalis pria yang dari sisi visual sepintas mengingatkan pada format boysband. Sepanjang bulan Ramadhan dan sekitar hari Idul Fitri, nasyid marak di televisi. TV7 dan Indosiar bahkan menyelenggarakan festival nasyid. Kedua acara itu dikemas seperti reality show pencarian bakat baru semisal Akademi Fantasi Indosiar (AFI), Indonesian Idol, dan sejenisnya. Apakah ini bisa menjadi indikator semakin populernya nasyid di kalangan muda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TV7 menggelar festival nasyid yang digabung dengan tausyiah atau penyampaian hikmah/nasihat, serta qira’ah atau pembacaan Al Quran. Acara itu dinamakan sebagai Festival Nasyid Tausiyah dan Qira’ah (FNTQ). Sementara Indosiar bekerja sama dengan panitia Festival Nasyid Indonesia mengadakan acara Festival Nasyid Indonesia (FNI).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seperti pada acara reality show pencarian bakat, FNTQ dan FNI menggunakan sistem audisi untuk penyaringan peserta. Kemudian ada peserta yang gugur atau pulang. FNTQ yang diikuti 20 grup nasyid menerapkan sistem gugur hingga akhirnya akan tersisa tujuh kelompok finalis. Dari jumlah itu akan diambil tiga pemenang versi dewan juri. Hasil penilaian juri dapat langsung diketahui penonton lewat papan angka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FNI, yang menampilkan 10 kelompok nasyid, setiap minggunya akan memulangkan dua grup. Pada grand final nantinya hanya akan tersisa empat grup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua acara tersebut juga melibatkan pemirsa untuk ikut memilih penampil terbaik lewat layanan pesan singkat (SMS). Dalam FNTQ partisipasi penonton itu akan menentukan seorang pemenang favorit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FNTQ dan FNI juga mengundang komentator. Penyanyi Yana Yulio, misalnya, menjadi komentator pada FNTQ. Yana yang kebetulan berpengalaman dalam hal olah vokal lewat Elfa’s Singers itu antara lain mengusulkan pengubahan tata harmoni pada salah satu peserta dan ternyata hasilnya lebih manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya untuk berinovasi dengan nasyid muncul dalam konser FNI. Setidaknya dua peserta berusaha memasukkan unsur rap dalam lagu yang mereka bawakan. Pilihan pada lagu Heal The World mungkin juga merupakan upaya pembaruan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian peserta dari dua kontes itu tampaknya masih perlu banyak berlatih soal olah vokal dan penampilan sebelum muncul untuk ditonton publik berskala nasional. Jika Trie Utami dilibatkan pada kontes ini, mungkin akan banyak istilah pitch control yang diucapkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu peserta yang melantunkan Jagalah Hati lebih mendasarkan diri pada kemampuan vokalis utamanya, sementara anggota grup lainnya terkesan kurang mendapat porsi memadai. Lagu Rindu Rasul yang dinyanyikan salah satu peserta konser FNI tak berhasil memberi interpretasi personal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tata panggung, penari, sampai munculnya Raihan, kelompok nasyid asal Malaysia, seharusnya bisa menjadikan konser FNI menarik pemirsa. Bagaimanapun mereka telah melangkah dan bakal menjalani pelatihan seperti acara reality show pencarian bakat lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta FNI, misalnya, menjalani semacam program pesantren kilat. Mereka antara lain mendapat arahan dari Aa Gym, Ari Ginanjar, dan Arifin Ilham. Selain itu, peserta, disebut kafilah, mendapat latihan vokal dan gerak. Peserta FNTQ juga mendapat pelatihan hampir serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FNTQ dan FNI menjadi salah satu indikator pertumbuhan nasyid di Indonesia. Audisi yang diadakan FNTQ, misalnya, diikuti sekitar 100 kelompok nasyid. Jika tidak dibatasi, peserta audisi bisa mencapai lebih dari 300 kelompok. Mereka berasal dari berbagai kota, seperti Makassar, Medan, Palembang, Lampung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Bandung, dan sejumlah kota di Jawa Barat seperti Cianjur, Sumedang, Ciamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasyid memang berkembang pesat di Indonesia belakangan ini. Supriyanto, Ketua Panitia FNI mencatat, sekitar lima tahun peserta festival nasyid masih terbatas dari kalangan pesantren. Kini festival mampu menghadirkan peserta dari sepuluh kota dan di antaranya dari organisasi kepemudaan, termasuk, misalnya, remaja masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari festival tersebut penyelenggara FNI mengharapkan muncul inovasi nasyid, terutama dalam tata vokal serta penggarapan musik. Untuk itu, mereka dibebaskan memberi tafsir lewat penggarapan musik dan vokal. "Justru perkembangan itulah yang kami harapkan agar nasyid bisa diterima kalangan lebih luas," kata Supriyanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASYID mulai populer di Indonesia sekitar tahun 1995-an, yaitu setelah munculnya Raihan. Sebelum itu, pada tahun 1991, di Indonesia sebenarnya sudah ada sebuah kelompok nasyid yang terdiri dari mahasiswa Universitas Indonesia. Kelompok itu merupakan embrio dari apa yang kemudian dikenal sebagai Snada. Bahkan pada tahun 1987 telah ada grup Nasyid Tauhid yang dirintis Hidayat Rohim dan kawan-kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Snada mencoba membawa pembaruan kemasan dan penampilan sebuah kelompok nasyid. Jika penasyid sebelumnya tampil dengan gaya duduk dan membaca teks, maka Snada tampil dengan gaya lebih berkesan muda. Mereka tampil berdiri dengan gaya panggung yang akrab dan komunikatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami ajak audience untuk nyanyi. Ada juga joke dan kuis," kata Alamsyah Agus, salah seorang personel Snada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tata vokal, Snada pun mulai menggunakan harmoni rapat yang mengingatkan pada bentuk acapella. Mereka mengemas diri sebagai semacam musik vokal. Seperti diakui Al, panggilan akrab Alamsyah, Snada menggunakan referensi standar pada kelompok seperti Boyz II Men sampai Neri per Caso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar lebih terkesan dinamis, Snada juga mulai mengubah penampilan. Mereka, misalnya, tidak hanya mengenakan baju koko, tetapi berpakaian gaya anak muda sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami waktu itu sempat dicap sebagai boyband. Tapi intinya kami bernasyid sebagai seni untuk mengajak orang berbuat kebaikan. Warna kita adalah humanis religius," kata Al.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan tersebut berhasil meluaskan publik Snada. Album Neo Shalawat keluaran tahun 2002, misalnya, mendapat platinum. Artinya, album tersebut terjual sampai 150.000 keping. Album tersebut kini telah mencapai angka penjualan sekitar 400.000 keping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Snada yang kini terdiri dari Al, Ikhsan Nur Ramadhan, M Iqbal Taqiuddin, M Lukman, Erwin Yahya, dan Teddy Tardiana itu kini malah masuk pasaran Malaysia lewat album Dari Jakarta Ke Kualalumpur terbitan tahun 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan lebih ngepop seperti yang ditempuh Snada memang diharapkan penggiat nasyid. Dengan cara demikian nasyid akan lebih dikenal luas. Pada gilirannya hal tersebut akan meluaskan syiar agama. Seperti dikatakan Supriyanto, lirik nasyid yang bernuansa Islam itu bisa sekaligus berfungsi sebagai dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seharusnya nasyid tidak hanya populer pada bulan Ramadhan saja karena dakwah itu bisa dilakukan kapan saja,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ini maraknya nasyid di televisi masih sebatas pada hari besar keagamaan. Di Malaysia kelompok nasyid seperti Raihan telah diperlakukan sebagai grup pop yang bisa tampil di televisi tanpa menunggu hari besar tiba. (XAR/CP) (www.kompas.com - 17 oktober 2004)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-7502252501223536647?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/7502252501223536647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/saatnya-nasyid-unjuk-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/7502252501223536647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/7502252501223536647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/saatnya-nasyid-unjuk-diri.html' title='Saatnya Nasyid Unjuk Diri'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-6368692054612022816</id><published>2009-09-05T05:52:00.000-07:00</published><updated>2009-09-05T05:53:22.136-07:00</updated><title type='text'>Melesatlah Nasyid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Grup nasyid bermunculan. Personelnya dari anak-anak hingga dewasa. Jenis musik Nasyid, sebelumnya lebih akrab di telinga kalangan pesantren. Kalaupun mampu berkiprah di luar pesantren, paling-paling hanya sekadar untuk perayaan hari-hari besar keagamaan semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, secara perlahan keberadaan musik nasyid --yang melantunkan syair-syair bernafaskan Islam-- itu, kini telah diakui dan mendapat tempat di tengah masyarakat luas. Fenomena ini bisa dikatakan merupakan langkah awal menuju kebangkitan musik Islami. Buktinya, telah banyak grup nasyid muncul di berbagai acara dari mulai televisi, radio hingga konser. ''Jumlah penggemarnya pun kian hari kian menggelembung,'' ungkap Muhammad Thufail, salah seorang vokalis Qatrunada, kelompok musik nasyid kenamaan di tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu saja. Menurut Thufail, sudah banyak tercatat artis dan grup musik bernuansa Islam yang dapat menembus pasar musik dunia. Di antaranya Usrah Ar-raihan Group, Raihan Group, Rabbani Rabbani, Hijaz Group, Brothers Group, Nadamurni Group, Arabic, Ar Rahmani bil Quran English, The Zikr Group, dan Usrah As-Shoff Group.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecuali itu masih ada Al-Anwar Group, Other Group, senandung Islami oleh Yusuf Islam yang dahulu dikenal sebagai penyanyi legendaris Cat Stevens, Malik Shahid, penyanyi islam kelahiran Quebec Kanada yang menyanyikan lagu-lagu hip-hop dan rap dengan syair-syair bernuansa Islam, dan Asahabu Taqwa (kelompok musik Islam kulit hitam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana di Indonesia? ''Musik Islami pada saat ini berkembang cukup baik, salah satunya senandung Islami atau lebih dikenal dengan sebutan nasyid,'' jelas Thufail. Seni musik Islam, lanjutnya, sangat mempengaruhi perkembangan kebudayaan di Indonesia. Banyak seni budaya tradisonal terutama musik dipengaruhi syair dan irama gaya musik Islam. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seni nasyid merupakan bagian dari khasanah musik Islam Indonesia. Selain menampilkan keindahan suara, juga merupakan media dakwah yang cukup efektif. Kini, banyak sekali bermunculan grup nasyid yang personelnya dari kalangan anak-anak sampai orang dewasa. Tidak hanya berkembang di lingkungan pesantren tapi juga di sekolah-sekolah, kampus, hingga ke pelosok kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus diakui, citra musik Islam adalah musik Arab memang masih kuat melekat pada nasyid. Kendati dalam perkembangannya telah bersinggungan dengan etnis lain. Contohnya, ada yang mengedepankan accapella [vokal], ada yang murni dengan rebana, tak sedikit menonjolkan unsur musik perkusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, sebenarnya, irama-irama musik bernuansa Islami sudah lama didendangkan oleh kelompok musik asal Bandung, Bimbo. Kemudian Kantata Taqwa kian mempertebal kehadirannya. Tapi, seiring maraknya kehadiran stasiun televisi, kini cukup banyak bermunculan artis dan kelompok musik berirama Islam; Snada, Qatrunada, Kiai Kanjeng, dan Hadad Alwi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah artis dan kelompok musik nasyid bersaing dengan jenis musik lainnya yang lebih ngetren?. Tentunya jawabnya bisa. Ini bila melihat begitu antusiasnya penonton terutama anak-anak muda menyaksikan kelompok musik kondang asal Malaysia, Reihan, yang tampil beberapa waktu lalu di berbagai daerah di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah penonton konser grup musik ini, ternyata dapat mengimbangi penonton konser musik pop dan rock yang pernah ada. Tak mengherankan, Raihan, dapat merebut sebagian besar hati penikmat musik di Indonesia. Di Malaysia sendiri musik nasyid amat digemari dan mampu sejajar dengan musik pop dan rock.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, lanjut Thufail, grup itu sempat manggung di hadapan Ratu Inggris, Elizabeth. Ini, merupakan pengakuan dunia terhadap kesenian Islam. Tidak hanya itu. Kini, Grup Raihan pun memulai debutnya dengan main di film Syukur 21.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, grup musik nasyid Snada pun kini mempunyai banyak pengemar. Snada pun melesat menembus studio Musica, dan mampu melempar 10 ribu keping album. Grup vokal Snada ini juga berhak mendapatkan penghargaan 'Platinum Award' lewat album terakhirnya, Neo Shalawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Album Neo Shalawat bukan cuma diedarkan di Indonesia, tapi juga diluncurkan sampai ke negeri-negeri jiran. Konon, penjualan album ini di luar negeri cukup sukses. Jadilah nama Snada kian berkibar di jagad musik dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Snada, kelompok musik lainnya yang kini meramaikan dunia musik nasyid adalah Qatrunada. Grup Nasyid asal Jakarta ini didirikan 1998 lalu. Grup yang beranggota empat orang vokalis pria ini telah melakukan pentas ke berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Australia, Yordania, Prancis dan Jerman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah cerita bisnis tarik suara Qatrunada berkembang. Tatkala mengunjungi sebuah negara, mereka selalu memperkenalkan musik nasyid tersebut kepada warga muslim setempat. Tak heran bila akhirnya musik nasyid yang mereka bawakan mudah diterima sebagai seni musik Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Keinginan kami ingin meluaskan ajaran Islam. Teknik dakwah bisa dilakukan banyak cara. Kali ini lewat hiburan yang Islami, sekaligus menghapus citra negatif tentang Islam yang selama ini banyak disalahartikan oleh orang lain,'' papar Fairuz Abady, manajer Qatrunada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qatrunada beranggotakan Muhammad Thufail, Aburawah, Kurnia Sasmita dan Taufik Hakim. Sejak berdiri mereka telah menghasilkan enam album, Setitis Embun, Asmaul Husna, Takbir, Rafiqul A'la, Janji Tuhan itu Pasti, dan Kasih Sayang. Qatrunada berarti setetes embun, yang dimaksudkan dapat menjadi penyejuk hati manusia yang rentan dengan kealpaan dan sikap negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua karya mereka mengajak manusia untuk selalu ingat dan beribadah kepada Allah SWT, dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya, yang dikemas dalam bentuk lagu dengan iringan perkusi. Meski nama Qatrunada telah populer di kalangan para pecinta nasyid, namun mereka enggan bila dikatakan sebagai artis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah Gymnastiar, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid yang karib disapa Aa Gym --melalui radio MQ AM yang kini pindah jalur ke FM-- pada setiap kesempatan selalu mengangkat nasyid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertimbangannya, musik nasyid bisa menyejukkan dan bisa menjaga kehormatan dan meninggikan Islam di muka bumi bagi pedengarnya. ''Oleh karenanya, perlu dukungan dari radio, televisi, dan media cetak lainnya sehingga nasyid dikenal luas. Insya Allah, dengan begitu nasyid akan membumi,'' kata Aa Gym.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-6368692054612022816?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/6368692054612022816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/melesatlah-nasyid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/6368692054612022816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/6368692054612022816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/melesatlah-nasyid.html' title='Melesatlah Nasyid'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-3317203814664133984</id><published>2009-09-05T05:51:00.000-07:00</published><updated>2009-09-05T05:52:19.809-07:00</updated><title type='text'>Memupus Dahaga Hiburan Dengan Nasyid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Jagalah hati, Jangan kau kotori&lt;br /&gt;Jagalah hati, Lentera hidup ini&lt;br /&gt;Jagalah hati, Jangan kau nodai&lt;br /&gt;Jagalah hati, Cahaya Ilahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bait syair nasyid tersebut terdengar syahdu dan menyayat hati. Tanpa dikomando ribuan penonton pun serempak mengikuti lagu yang dinyanyikan grup nasyid Snada. Tangan para penonton ikut bergerak-gerak ke depan dan ke dada seperti yang dilakukan Snada di atas panggung. Gambaran tersebut merupakan bagian dari suasana saat pagelaran konser nasyid di Gedung Merdeka Kota Sukabumi. Sedikitnya lima ribu penonton yang terdiri dari ikhwan dan akhwat, mulai dari anak-anak hingga setengah baya, tetap bertahan memenuhi ruangan tersebut sejak pukul 09.00 WIB hingga menjelang adzan dzuhur berkumandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang bertemakan 'Jenih Hati dengan Senandung Islami' seakan-akan membius penonton hanyut dalam renungan nilai-nilai Ilahiah. Selain itu, dengan suguhan performance panggung 'Snada' yang kocak membuat para penonton juga terlihat bergembira. ''Kami sengaja menggelar acara ini dalam rangka menyambut tahun baru 2004,'' ujar Panitia Pengarah Live Konser Snada, Mukhlis Yusuf kepada Republika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, lanjut dia, pagelaran kali ini sangat berbeda dengan konser-konser musik yang biasa digelar di Kota Sukabumi, yang lebih dominan kepada aspek hura-hura dan pesta. Mukhlis mengatakan, dengan pagelaran nasyid tersebut, pihaknya ingin mengedepankan konsep hiburan yang tidak jauh dengan nilai-nilai yang diberikan sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;''Lagian konser-konser nasyid seperti ini kan sangat jarang digelar di Sukabumi. Oleh sebab itu kami ingin menghapuskan dahaga masyarakat muslimin Sukabumi terhadap hiburan senandung islami,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senandung nasyid, sambung Mukhlis, merupakan hiburan alternatif yang lagi ngetren di kalangan muslimin. ''Kami sangat bersyukur ternyata respon masyarakat Sukabumi terhadap pagelaran nasyid ini sungguh luar biasa,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undangan beserta infak yang disebarkan, kata dia, mencapai sekitar 5.000 buah. Artinya, kata dia, yang ikut menonton pagelaran tersebut mencapai angka tersebut. Selain itu, pagelaran nasyid ini memiliki risiko yang kecil dari aspek keamanan. ''Ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan konser-konser lainnya. Selalu identik dengan keributan,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, pihaknya menyampaikan ucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah memberikan ijin. '' Kami juga sangat berterima kasih kepada pemerintah Kota Sukabumi yang mendukung diselenggarakannnya acara ini,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihaknya menilai acara tersebut selaras dengan paradigma surgawi yang dikembangkan Kota Sukabumi. Salah seorang pengunjung, Asti Srimulyanti, berdecak kagum melihat penampilan grup Snada di panggung. '' Asyik sekali bisa menonton konser nasyid seperti ini,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bisa menikmati senandung lagu, dirinya juga bisa mendapatkan pelajaran dari syair-syairnya. Konser nasyid, sambung Asti, perlu mendapat perhatian besar dari semua elemen muslim di Sukabumi. Pasalnya, sangat jarang acara semacam tersebut digelar di Sukabumi.'' Selama ini banyak konser yang menurut saya tidak terlepas dari kemaksiatan. Selain itu, konser-konsernya juga sangat dekat dengan keributan,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal serupa diungkapkan juga oleh Husni Mubarok. Menurut dia, teman-temannya merasa sangat bersykur bisa menonton konser nasyid tersebut. Selain mendapatkan hiburan, konser tersebut telah memupuskan dahaga keriduan terhadap musik Islami.'' Kami mersa dipuaskan dengan konser seperti ini,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihaknya berharap, acara seperti itu bisa digelar secara kontinyu dan ditingkatkan sehingga membantu perkembangan nasyid di Kota Sukabumi. Nasyid, sambung Husni, sudah tidak asing lagi di telinga kaum muslimin. Oleh sebab itu, kata dia, di kota yang mayoritas muslimin ini perkembangan nasyid bisa tumbuh dengan pesat. '' Hiburan ini tidak akan menjadikan penyukanya jauh dari Allah SWT, bahkan akan menjadi sebaliknya,'' katanya menegaskan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-3317203814664133984?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/3317203814664133984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/memupus-dahaga-hiburan-dengan-nasyid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3317203814664133984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3317203814664133984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/memupus-dahaga-hiburan-dengan-nasyid.html' title='Memupus Dahaga Hiburan Dengan Nasyid'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-455616762257161605</id><published>2009-09-05T05:48:00.000-07:00</published><updated>2009-09-05T05:50:15.229-07:00</updated><title type='text'>Mengembangkan Image Bernasyid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kalau mendengar kata nasyid, pasti terbayang satu image musik seperti yang dibawakan oleh Raihan atau Hijjaz yang kental dengan genre melayu atau suasana acapella ala Snada, Suara Persaudaraan atau Mupla atau musik yang minimalis seperti The Zikr dan Qatrunada. Atau juga lagu-lagu perjuangan ala Al-quds atau Izzatul Islam. Performance kostum pun yang terbayang pasti kumpulan vokalis berbaju koko lengkap dengan pecinya. Ya, sebagian besar orang-orang yang masih belum banyak mengetahui perkembangan nasyid akan membayangkan hal itu. Padahal style nasyid sekarang sudah sangat beragam dan tidak melulu begitu. Dapat dimaklumi kenapa imej itu dapat tercipta, karena style nasyid tersebut adalah bagian dari awal sejarah perkembangan nasyid, yang memang saat itu digandrungi bahkan sampe sekarang masih digandrungi. Style-style itu juga masih mendominasi papan atas dalam dunia nasyid sekarang ini. Jadi jelas nasyid-nasyid dengan style baru memerlukan suatu proses untuk dikenali lebih luas dan diakui sebagai bagian dari nasyid. Tapi ingat, tetap dalam batasan bahwa nasyid adalah media untuk semakin ngedekatkan diri kepada Allah swt. Bagaimanapun itu bentuk rupanya, kalau lagu atau penampilan itu membuat orang ingat Allah, maka disebut nasyid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raihan, adalah salah satu tim nasyid papan atas yang udah sangat terkenal di Indonesia. Kepopuleran tim nasyid ini sangat mempengaruhi imej nasyid di Indonesia itu sendiri. Snada adalah tim nasyid lain yang sudah terkenal juga. Tim-tim nasyid lain belum banyak dikenal. Sedangkan penyanyi-penyanyi yang musiknya bisa dimasukkan dalam genre nasyid malah dikenal di dunia musik bukan sebagai nasyid. Seperti Haddad Alwi, Debu, Bimbo. Mereka lebih dikenal sebagai Pop Religius.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Masih mendingan dengan Malaysia yang memang imej nasyidnya sudah mengalami pergeseran. Negara ini punya tim-tim nasyid papan atas dan terkenal yang mempunyai style beragam. Seperti Rabbani yang mulai banyak mengusung lagu-lagu nge-beat atau Inteam, UNIC, Dehearty dengan color pop ballad nasyidnya, Nowseeheart yang musiknya nge-band, Saujana yang kadang-kadang mengusung warna R n B, Far-East dengan musik variatifnya dan tim nasyid lain-lain. Perkembangan nasyid disana dirasa memang lebih bebas dan variatif. Imej nasyidnya tidak melulu Raihan atau Hijjaz, atau The Zikr. Bahkan Raihan dan Hijjaz pun sudah mengalami metamorfosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau melihat perkembangan dunia musik Indonesia yang sangat berkembang dan variatif. Seharusnya, nasyid indonesia bisa lebih variatif juga. Fakta bahwa, dibandingkan dengan Malaysia, perkembangan dunia musik di Indonesia lebih maju. Beberapa tim nasyid bahkan musisi asal Malaysia pun mengacu kepada musik Indonesia untuk style musiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh realnya saja lagu nasyid dari tim nasyid Firdaus bertajuk “Cermin Duniawi”, warnanya seperti lagu “Jika”-nya Melly Goeslaw dan Ari Lasso, atau juga nasyid “Sahabat” yang beatnya seperti “Seberapa Pantas”-nya Sheila On 7. Bisa dibilang intro lagu “Perjalanan”-nya juga mengambil dari lagu intronya salah satu lagu Dewa. Eh tapi ada yang unik dari tim nasyid U.N.I.C nasyid mereka yang bertajuk “Remaja” warna musiknya ala-ala Beatles gitu. Mengapa kita tidak bisa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, tim-tim nasyid baru di Indonesia banyak bermunculan bak jamur di musim hujan . Namun, kemunculan tim-tim nasyid ini terkesan canggung. Kesan itu timbul karena beberapa sebab. Salah satunya karena mengusung style-style yang kurang variatif dan masih mengekor ke style lama. Selain itu, kebanyakan kemunculan tim-tim nasyid ini dengan modal pemahaman musik yang pas-pasan. Ada juga tim nasyid yang muncul dengan materi musik yang bagus tapi dengan modal vokal yang tidak terlalu spesial. Ada juga kebalikannya dengan materi vokal yang bagus tapi musik yang tidak menjual. Kadang juga, ada dasar vokal bagus tapi tidak dilatih untuk lebih profesional. Jadi benar-benar terkesan canggung di dunia musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi untuk persoalan di atas salah satunya adalah bagaimana pelaku-pelaku nasyid mampu membawa dan melibatkan orang-orang yang sudah eksist atau bahkan berkeahlian di bidang musik serta vokal untuk masuk mengembangkan nasyid itu sendiri. Disamping itu pelaku nasyid itu juga harus meningkatkan kualitas musiknya. Banyak solusi lain seperti pembinaan, pencarian bakat dan promosi. Pembinaan bisa melalui workshop sedangkan pencarian bakat bisa dilakukan melalui festival-festival.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat, imej nasyid sedikit demi sedikit memang akan lebih berbeda di mata masyarakat dengan munculnya nasyid-nasyid style baru ke permukaan. Nasyid-nasyid ini akan lebih meramaikan dan melengkapi style nasyid yang sudah ada, tapi tidak untuk menyingkirkan style nasyid yang sudah ada. Style-style yang ada akan tetap jalan beriringan meramaikan dunia pernasyidan. (nasyid.com/sander)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dictionary :&lt;br /&gt;digandrungi = diminati &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-455616762257161605?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/455616762257161605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/mengembangkan-image-bernasyid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/455616762257161605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/455616762257161605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/mengembangkan-image-bernasyid.html' title='Mengembangkan Image Bernasyid'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-2174129590757213661</id><published>2009-09-05T05:43:00.000-07:00</published><updated>2009-09-05T05:44:05.568-07:00</updated><title type='text'>Perkembangan Nasyid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Barangkali, banyak yang menganggap Islam dan seni suara adalah dua hal yang sama sekali tidak memiliki keterkaitan. Padahal, jika ditarik sejarahnya ke belakang, sesungguhnya upaya kreatif menghadirkan ruh Islam pada dunia seni suara telah telah berlangsung lama, bahkan sejak masa Rasulullah. Sebagai contoh, syair "thola'al badru 'alaina" (telah muncul rembulan di tengah kami) -- yang kini kerap dinyanyikan tim kasidah dan majelis taklim -- adalah syair yang dinyanyikan kaum muslimin saat menyambut kedatangan Rasulullah SAW. untuk pertama kali ke Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perjalanan kreatif tersebut terus berlangsung hingga kini. Pada perkembangannya, seni yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan nasyid tersebut, baik warna musik maupun temanya terus mengalami pergerakan, sesuai dengan situasi dan kondisi zaman yang juga terus berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, fenomena perkembangan nasyid mulai telihat sejak era 1980-an. Bisa dikatakan, gaungnya banyak dibantu oleh perkembangan nasyid di Negeri Jiran, Malaysia. Awalnya, para penggiat nasyid di Negeri Jiran, Malaysia. Awalnya, para penggiat nasyid di tanah air lebih banyak membawakan nasyid berbahasa Arab yang lahir dari Timur Tengah atau nasyid Malaysia. Berikutnya, mereka mulai menciptakan lagu sendiri, yang sebagian besar tentunya berlirik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika diamati, tema-tema yang dihadirkan oleh nasyid tanah air itu sangat beragam. Tak hanya masalah seperti jihad, misalnya, tetapi juga masalah-masalah lain, dari mulai masalah sosial, persoalan pernikahan atau rumah tangga, dan banyak lagi. Yang pasti tak sedikit nasyid yang mencoba merespons berbagai peristiwa aktual yang terjadi, baik di Indonesia maupun dunia (Islam) secara lebih umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, nasyid makin mengemuka. Kelompok baru pengusung nasyid terus bermunculan. Nama-nama grup seperti Snada, Suara Persaudaraan, Izzatul Islam, As Syabab, Harmoni Voice, Sam Abdullah, Bijak, Brothers, dan masih banyak lagi, cukup dikenal di kalangan penikmat nasyid. Belum lagi grup-grup yang lebih bersifat lokal, seperti yang hadir di kalangan Remaja Masjid, Rohis sekolah (SMP/SMU), atau kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati perkembangan nasyid di tanah air masih terbilang belia, terbukti mampu menunjukkan gairah besar. Boleh jadi, sambutan antusias tersebut seiring dengan makin meningkatnya kesadaran sebagian remaja di kalangan sebagian remaja dan pemuda. Semangat keberislaman di kalangan sebagian remaja dan pemuda. Semangat keberislaman itulah yang didalam dunia seni antara lain diejawantahkan ke dalam nasyid, baik itu yang hanya mengapresiasi maupun yang sekaligus berkreasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara perkembangan nasyid di tanah air, kontribusi Bandung tak bisa di kesampingkan. Sejak dulu, Bandung memang telah dikenal sebagai salah satu kiblat musik Indonesia. Sebagai contoh, pada era tahun 1970-an majalah musik pertama di Indonesia, yakni Aktuil lahir di Kota Bandung. Ternyata, kontribusi Bandung terhadap perkembangan musik nasyid pun sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup nasyid yang lahir di Bandung terbilang sangat banyak, terutama sejak pertengahan tahun 1990-an. Mereka tumbuh dan berkembang dalam berbagai acara pentas dan festival atau perlombaan. Tidak sedikit diantaranya yang kemudian sukses mencetak album, meskipun lingkup pemasarannya masih terbilang terbatas dan dikelola secara independen. Hal lain yang sangat membantu mereka adalah kehadiran radio-radio yang memberikan ruang cukup bagi kehadiran nasyid. Bahkan, ada radio yang mengkhusukan diri untuk musik nasyid, seperti MQ FM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya nasyid di daerah lainnya di Indonesia, nasyid di Bandung juga secara umum banyak dipengaruhi nasyid dari Timur Tengah dan Malaysia. Menurut Ass. Program Director Radio MQ FM, Nugraha Al Afghani Nur Musthofa, jenis nasyid yang berasal dari Timur Tengah lebih bernafaskan perjuangan. Tujuannya untuk meningkatkan semangat jihad di kalangan umat Islam. Sementara itu, nasyid yang berasal dari Malaysia, umumnya lebih luas cakupannya. Nasyid menjadi sarana penyeru kebaikan dengan pemaknaan yang lebih lapang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya, kehadiran nasyid-nasyid dari luar negeri ikut memacu penggiat nasyid di Kota Bandung untuk melahirkan karya-karya sendiri. Kelompok nasyid Harmoni merupakan salah satu pelopornya dengan karya-karya mereka yang bergaya acapella. Sayangnya, kelompok ini sekarang sudah bubar. Kendati demikian, tidak berarti nasyid di Bandung lantas tenggelam. Bahkan, nama-nama baru makin banyak bermunculan, seperti Mupla, The Fikr, Hawari, dan banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan, perkembangan nasyid di Bandung tambah pesat saja. Hal itu tidak lepas dari keberadaan media, khususnya radio-radio yang memberikan ruang yang lebar untuk kehadiran nasyid. Bahkan, sejak 1999, berdiri Radio Ummat Daarut-Tauhiid yang saat itu menjadi satu-satunya radio yang memilih nasyid sebagai basic musik dari jenis aliran musik yang mereka suguhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada perkembangan berikutnya, karena tuntutan kebutuhan teknologinya, Radio Ummat yang bergerak di jalur AM pindah ke gelombang FM dengan nama yang berganti menjadi Radio MQ 102,65 FM. Perpindahan ini menyebabkan jangkauan pendengar lebih mendukung perkembangan nasyid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan perkembangan nasyid, disamping adanya penggarapan tema yang makin dalam dan luas, balutan musik yang disajikan pun makin variatif. Jika pada awal perkembangannya nasyid lebih cenderung pada komposisi sederhana dengan alat-alat perkusi saja, kini jauh lebih variatif. Jadi, jangan heran jika sekarang ada nasyid yang berirama pop, rock atau bahkan R&amp;B.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contohnya adalah Nanda Nasyid. Kelompok nasyid yang terdir dari enam personel ini mengusung aliran musik pop progressif dengan sedikit sentuhan R&amp;B. Meski baru muncul pada April 2003, kelompok ini mendapat sambutan luar biasa dari pencintanya. Salah satunya terbukti dari kemampuan mereka menjadi "jawara" tiga pekan berturut-turut di acara Top Ten Request MQ FM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segala perkembangannya, nasyid telah membawa fenomena yang menarik. Keberadaanya di Malaysia yang telah sejajar bahkan mengungguli musik pop merupakan sebuah pencapaian yang sangat bagus, apalagi untuk musik yang membawa spirit khusus seperti nasyid. Di Indonesia, tampaknya, perkembangan nasyid belum sepesat itu. Namun, adanya radio yang khusus memutar nasyid, album-album nasyid makin banyak dipasarkan meski sebagian masih besar indie label, gaung nasyid yang tak hanya terasa pada bulan Ramadhan, televisi yang tak segan-segan lagi memutar nasyid, adalah beberapa fakta yang menunjukkan bahwa nasyid mengalami perkembangan yang cukup positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, bagaimana dengan nasib nasyid selanjutnya ? Tentunya hal ini sangat bergantung pada kreativitas para seniman nasyid dan barangkali juga semangat religi dari para penikmat musik. (ahmad furqon)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-2174129590757213661?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/2174129590757213661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/perkembangan-nasyid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/2174129590757213661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/2174129590757213661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/09/perkembangan-nasyid.html' title='Perkembangan Nasyid'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-2497619614234313918</id><published>2009-08-22T21:57:00.000-07:00</published><updated>2009-08-22T21:58:36.021-07:00</updated><title type='text'>Top 20 Nasheed Nuris FM -edisi 22 Agustus 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;1. Ibu - Naufal (single ANN Jateng)&lt;br /&gt;2. Delete Dosa Click Pahala–Casella Nasheed(single/2009)&lt;br /&gt;3. Visi Peradaban – Asy Syujaa’ (Kompilasi Bogor Nasheed Center)&lt;br /&gt;4. Petuah Hati – Jamus Kalimasada (single/2009) #1 (2 pekan)&lt;br /&gt;5. Cerita Alam – Launun (single/2009)&lt;br /&gt;6. Syukur Ini – Syahdu (single/2009)&lt;br /&gt;7. Di Lelapnya Tidur Panjang - Haris Isa(album: No.12009)&lt;br /&gt;8. Everybody – Senandung Hikmah (album: Risalah Ukhuwah/2008)&lt;br /&gt;9. Maharku Untukmu - Alief (single ANN Jateng) #1 (2 pekan)&lt;br /&gt;10. Dengar, Lihat, Ingat – Faith (FNPI/2009)&lt;br /&gt;11. MBU (Mama Bunda Ummi) Apapun Namanya - The CS (single ANN Jateng/2009) Exchange&lt;br /&gt;12. Kekasih Allah – Nasyid BaNa (single/2009)&lt;br /&gt;13. Give Thanks to Alloh – Da’i Nada (single)&lt;br /&gt;14. Pemuda Pilihan – Asma Voice (single/2009)&lt;br /&gt;15. Tak Kan Henti Berlari- Rakhmat Fajar (single)&lt;br /&gt;16. Doa Qalbu – Fika Mupla (single/2009)&lt;br /&gt;17. Kekasih Alloh – Awan (FNPI/2009)&lt;br /&gt;18. Rahasia Hati – Nahawan featuring Udjo Tashiru (single/2009)&lt;br /&gt;19. Semua Cinta – Taqien Fatih (single/2009) New Entry&lt;br /&gt;20. Wahai Sahabat – Riham Nasyid (single/2009)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bisa disimak live setiap Sabtu Malam 19.30-21.30 WIB&lt;br /&gt;on air di 107.7 FM&lt;br /&gt;(bagi Anda yang berdomisli di Ciledug, Larangan, Kreo, Petukangan, Joglo, Meruya, Kebon Jeruk, Keb. Lama, Bintaro, Pd. Aren, Ciputat,dan sekitarnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau via streaming on&lt;br /&gt;http://nurisfm.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://nurisfm.listen2myradio.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa Reques di program2 Nuris fm spesial Ramadhan&lt;br /&gt;BOM Sahur: 02.00-04.30&lt;br /&gt;Beri Sapa Nuris : 06.30-09.00&lt;br /&gt;Semangat Ramadhan: 09.00-11.00&lt;br /&gt;Obserpasi: 15.00-16.00&lt;br /&gt;Program Sore Hari: 16.00-18.00&lt;br /&gt;Reques Malam : 21.30-23.00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ke 085624628596&lt;br /&gt;atau telpon on air di (021) 92297893&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau via internet setiap Senin-Jum'at 09.00-17.00 on nurisfm.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GOOD NEWS:&lt;br /&gt;Anda bisa memiliki mp3 nasyid original yang sedang hits di Top 20 Nasheed Nuris FM:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu – Naufal (#1)&lt;br /&gt;Delete Dosa Click Pahala – Casella Nasheed (#2)&lt;br /&gt;Visi Peradaban - Asy Syujaa (#3)&lt;br /&gt;Petuah Hati – Jamus Kalimasada (#4)&lt;br /&gt;Syukur Ini - Syahdu (#6)&lt;br /&gt;Everybody – Senandung Hikmah (#8)&lt;br /&gt;Maharku Untukmu – Alief (#9)&lt;br /&gt;MBU - The CS (#11)&lt;br /&gt;Kekasih Allah – Nasyid BaNa (#12)&lt;br /&gt;Pemuda Pilihan – Asma Voice (#14)&lt;br /&gt;Tak kan Henti Berlari – Rakhmat Fajar (#15)&lt;br /&gt;Wahai Sahabat – Riham Nasyid (#20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, caranya mudah kok. Kirim saja email Anda, Sobat!Ke marketingnuris@gmail.com&lt;br /&gt;(huruf kecil semua ya) ketik nama Anda, Lokasi dan Judul nasyid serta siapa munsyidnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup dengan Infak 10.000/ 1 (satu) judul nasyid.&lt;br /&gt;Semua ini Halal alias Legal, karena Tim Nasyid/Munsyid juga mendapatkan Royalti dari setiap pembelian MP3 Nasyid yang Anda Lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CP Marketing Nuris: esia (021)-94261614 on sms/call&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB:&lt;br /&gt;rekomendasi file nasyid baru&lt;br /&gt;bisa dikirim ke&lt;br /&gt;Music Director Nuris FM&lt;br /&gt;wong_natura@yahoo.com atau&lt;br /&gt;iswandi0402@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-2497619614234313918?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/2497619614234313918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/08/top-20-nasheed-nuris-fm-edisi-22.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/2497619614234313918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/2497619614234313918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/08/top-20-nasheed-nuris-fm-edisi-22.html' title='Top 20 Nasheed Nuris FM -edisi 22 Agustus 2009'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-8626153562142942184</id><published>2009-08-15T21:23:00.000-07:00</published><updated>2009-08-15T21:24:41.567-07:00</updated><title type='text'>Wilujeung Sumping Ramadhan !</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Segenap Keluarga Besar Tim Nasyid Asma Voice mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Selamat berlomba-lomba menuju kemenangan sejati. Kemenangan menguasai hawa nafsu. Semoga bisa menjadikan Indonesia menjadi lebih baik dan lebih bermartabat di antara bangsa-bangsa lain di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do'a Malaikat Jibril: "Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad,apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);&lt;br /&gt;    * Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami istri;&lt;br /&gt;    * Tidak berma'afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Rasulullah pun mengatakan amiin sebanyak 3 kali. Dapat kita bayangkan, yang berdo'a adalah Malaikat dan yang meng-amiinkan adalah Rasullullah dan para sahabat, dan dilakukan pada hari Jum'at.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tanpa Disadari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 bulan, banyak kata sudah diucapkan dan dilontarkan tak semua menyejukkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 bulan,  banyak perilaku yang sudah dibuat dan diciptakan tak semua menyenangkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 bulan, banyak keluhan, kebencian, kebohongan menjadi bagian dari diri,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saatnya istirahat dalam "perjalanan dunia"&lt;br /&gt;saatnya membersihkan jiwa yang berjelaga,&lt;br /&gt;saatnya menikmati indahnya kemurahanNya&lt;br /&gt;saatnya memahami makna pensucian diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menunaikan Ibadah Puasa&lt;br /&gt;bersama kita leburkan kekhilafan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan puasa mempertemukan kita&lt;br /&gt;dengan Keagungan Lailatul Qadar&lt;br /&gt;dan kita semua menjadi pilihanNya&lt;br /&gt;untuk dikabulkan do'a - do'a&lt;br /&gt;dan kembali menjadi fitrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon Maaf lahir dan bathin, semoga puasa kita diterima oleh Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-8626153562142942184?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/8626153562142942184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/08/wilujeung-sumping-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/8626153562142942184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/8626153562142942184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/08/wilujeung-sumping-ramadhan.html' title='Wilujeung Sumping Ramadhan !'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-6595926186457217227</id><published>2009-08-15T21:16:00.000-07:00</published><updated>2009-08-22T21:59:21.546-07:00</updated><title type='text'>Top 20 Nasheed Nuris FM - edisi 15 Agustus 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;1. Petuah Hati – Jamus Kalimasada (single/2009) 2 pekan&lt;br /&gt;2. Ibu - Naufal (single ANN Jateng)&lt;br /&gt;3. Delete Dosa Click Pahala–Casella Nasheed(single/2009)&lt;br /&gt;4. Visi Peradaban – Asy Syujaa’ (Kompilasi Bogor Nasheed Center)&lt;br /&gt;5. Waspadalah - The CS (single ANN Jateng)&lt;br /&gt;6. Maharku Untukmu - Alief (single ANN Jateng) - #1 (2 weeks)&lt;br /&gt;&lt;span&gt;7. Pemuda Pilihan – Asma Voice (single/2009)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;8. Cerita Alam – Launun (single/2009)&lt;br /&gt;9. Di Lelapnya Tidur Panjang - Haris Isa(album: No.1/2009)&lt;br /&gt;10. Syukur Ini – Syahdu (single ANN Jateng/2009)&lt;br /&gt;11. Everybody – Senandung Hikmah (album: Risalah Ukhuwah/2008&lt;br /&gt;12. Wahai Sahabat – Riham Nasyid (single/2009)&lt;br /&gt;13. Kekasih Allah – Nasyid BaNa (single/2009) exchage&lt;br /&gt;14. Lembayung - Izzatul Islam (album: Saatnya Kemenangan/2009)&lt;br /&gt;15. Dengar Lihat Ingat - FAITH (FNPI 2009)&lt;br /&gt;16. Give Thanks to Alloh – Da’I Nada (single)&lt;br /&gt;17. Rahasia Hati – Nahawan featuring Udjo Tashiru (single/2009)&lt;br /&gt;18. Tak kan Henti Berlari - Rakhmat Fajar&lt;br /&gt;19. Kekasih Allah - AWAN (FNPI 2009)&lt;br /&gt;20. Doa Qalbu - Fika Mupla new entry&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bisa disimak live setiap Sabtu Malam 19.30-21.30 WIB&lt;br /&gt;on air di 107.7 FM&lt;br /&gt;(bagi Anda yang berdomisli di Ciledug, Larangan, Kreo, Petukangan, Joglo, Meruya, Kebon Jeruk, Keb. Lama, Bintaro, Pd. Aren, Ciputat,dan sekitarnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau via streaming on&lt;br /&gt;http://nurisfm.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://nurisfm.listen2myshow.com&lt;br /&gt;http://nurisfm.listen2mymusic.com&lt;br /&gt;http://nurisfm.listen2myradio.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa Reques setiap malam 20.00-23.00 (kecuali malam jum'at)&lt;br /&gt;Setiap Pagi (kecuali hari jum'at)&lt;br /&gt;dan setiap sore di 107.7 FM&lt;br /&gt;ke 085624628596&lt;br /&gt;atau telpon on air di (021) 92297893&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau via internet setiap Senin-Jum'at 09.00-17.00 on nurisfm.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GOOD NEWS:&lt;br /&gt;Anda bisa memiliki mp3 nasyid original yang sedang hits di Top 20 Nasheed Nuris FM:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petuah Hati – Jamus Kalimasada (#1)&lt;br /&gt;Waspadalah - The CS (#2)&lt;br /&gt;Ibu – Naufal (#3)&lt;br /&gt;Maharku Untukmu – Alief (#4)&lt;br /&gt;Delete Dosa Click Pahala – Casella Nasheed (#5)&lt;br /&gt;Visi Peradaban - Asy Syujaa (#6)&lt;br /&gt;Pemuda Pilihan – Asma Voice (#8)&lt;br /&gt;Wahai Sahabat – Riham Nasyid (#9)&lt;br /&gt;Buah Hati – Nasyid BaNa (#10)&lt;br /&gt;Everybody – Senandung Hikmah (#13)&lt;br /&gt;Syukur Ini - Syahdu (#14)&lt;br /&gt;Tak kan Henti Berlari – Rakhmat Fajar (#19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, caranya mudah kok. Kirim saja email Anda, Sobat!Ke marketingnuris@gmail.com&lt;br /&gt;(huruf kecil semua ya) ketik nama Anda, Lokasi dan Judul nasyid serta siapa munsyidnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup dengan Infak 10.000/ 1 (satu) judul nasyid.&lt;br /&gt;Semua ini Halal alias Legal, karena Tim Nasyid/Munsyid juga mendapatkan Royalti dari setiap pembelian MP3 Nasyid yang Anda Lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CP Marketing Nuris: esia (021)-94261614 on sms/call&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB:&lt;br /&gt;rekomendasi file nasyid baru&lt;br /&gt;bisa dikirim ke&lt;br /&gt;Music Director Nuris FM&lt;br /&gt;wong_natura@yahoo.com atau&lt;br /&gt;iswandi0402@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-6595926186457217227?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/6595926186457217227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/08/top-20-nasheed-nuris-fm-edisi-15.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/6595926186457217227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/6595926186457217227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/08/top-20-nasheed-nuris-fm-edisi-15.html' title='Top 20 Nasheed Nuris FM - edisi 15 Agustus 2009'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-1228461884621622174</id><published>2009-08-15T21:15:00.000-07:00</published><updated>2009-08-15T21:16:53.825-07:00</updated><title type='text'>Vokalis Kumpulan Nasyid Rabbani, Wafat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;AlFatihah tuk Arwah Ustaz Asri. Semoga rohnya dicucuri rahmat dan ditempatkan bersama orang² yang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkejut aku mendengar berita 1.30 kat TV3 tadi. Ustaz Asri dikabarkan meninggal dunia akibat serangan jantung. Teringat nasyid pergi tak kembali terngiang-giang ditelingaku. Bagi aku arwah adalah seorang penyanyi nasyid yang mempunyai suara yang lunak merdu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vokalis kumpulan nasyid Rabbani, Ustaz Mohd Asri Ibrahim, 40, dipastikan meninggal dunia kurang sejam yang lalu akibat serangan jantung di Hospital Pantai, Bangsar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut rakannya, Azadan, jenazah arwah Asri akan dibawa ke Pusat Perubatan Universiti Malaya (PPUM) selepas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimaklumkan, arwah meninggal dunia selepas jatuh pengsan semasa memberikan ucapan dalam sidang media program 'Syahadah' di Angkasapuri, Radio Televisyen Malaysia (RTM) kira-kira pukul 10.30 pagi tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbani pernah popular dengan lagu "Pergi Tak Kembali"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asri dilahirkan pada 3 Ogos 1969 di Klang, Selangor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arwah meninggalkan seorang balu, Halizah Shahzan, 39, dan enam orang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asri menyertai kumpulan nasyid terkenal itu sejak ia ditubuhkan secara rasmi pada 1 Mac 1997 dengan dianggotai oleh sembilan orang termasuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tempoh lebih 12 tahun berada dalam industri ini, Rabbani telah menghasilkan 19 buah album seperti 'ARAH Dari Mana… Ke Mana…' (1997), 'Pergi Tak Kembali' (1999), 'Intifada' (2000), 'Yalla Beena' (2004) dan yang terbaru, 'Nostalgia Nada Murni'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermula dengan berkonsepkan nasyid klasik, melalui irama-irama yang dipetik dari Timur Tengah, Afrika dan Andalusia, kemudian diadun dan diolah mengikut citarasa yang sesuai dengan era yang terkini. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-1228461884621622174?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/1228461884621622174/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/08/vokaliskumpulan-nasyid-rabbani-wafat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/1228461884621622174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/1228461884621622174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/08/vokaliskumpulan-nasyid-rabbani-wafat.html' title='Vokalis Kumpulan Nasyid Rabbani, Wafat'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-4335715541635927303</id><published>2009-07-25T18:29:00.001-07:00</published><updated>2009-07-25T18:29:52.885-07:00</updated><title type='text'>Musik Dan Lagu Dalam Islam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Musik dan lagu merupakan bagian dari seni yang hampir tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, dari senandung sederhana ibu yang tengah menidurkan anaknya, bunyi-bunyian yang diperdengarkan oleh gembala dalam menggiring ternaknya hingga musik dan lagu yang secara utuh diperdengarkan dalam rangka memberikan hiburan. Tidak satu ummat pun dalam setiap zamannya yang meninggalkan musik dan lagu, begitupun kaum muslimin. Saat pembangunan masjid Nabawi para sahabat berdendang “ Ya Allah...sesungguhnya kehidupan ini adalah kehidupan akhirat...maka ampunilah orang anshar dan muhajirin”, bahkan yang begitu bersejarah adalah senandung wanita-wanita anshar yang menyambut kedatangan Rasulullah dengan mendendangkan Shalawat Badar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan musik dan lagu ini tidak seluruh ulama memiliki kesamaan sikap dan pandangan, ada yang mengharamkan dan ada yang membolehkan. Beberapa ulama yang mengharamkan musik dan lagu seperti Ibnul Qayyim, Ibnu Taimiyah, Al Albani dan lain-lain, mereka merujuk kepada Al Qur’an dan hadits, namun dari ayat-ayat Al Qur’an dan Hadits tersebut ternyata tidak ada satupun yg dapat dijadikan hujjah atas keharaman musik dan lagu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama bersepakat mengenai haramnya lagu yang mengandung keburukan atau kefasikan dan mengundang kemaksiatan, walaupun lagu hanya sebatas ucapan. Mereka bersepakat atas kebolehan lagu yang tidak menggunakan alat-alat musik dan instrumen lain (acapella) yang dibawakan pada waktu-waktu gembira yang disyari’atkan seperti di hari raya dan hari pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang dihalalkan oleh Allah dalam kitabnya maka halal, dan apa yang diharamkan maka haram,maka terimalah dari Allah segala yang dicukupinya, karena sesungguhnya Allah tidak mungkin lupa terhadap sesuatu.”(QS. Maryam: 64)&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah mewajibkan hal-hal yang fardhu, maka janganlah kalian menghilangkannya dan membatasi dengan batasan-batasan maka janganlah melanggarnya, dan mengharamkan sesuatu maka janganlah melanggarnya dan Dia diam atas segala sesuatu maka merupakan rahmat bagi kamu yang tidak dilupakan maka janganlah kalian mencari-carinya.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jelas bahwa hukum dasar atas segala sesuatu dalam islam adalah dibolehkan kecuali yang tegas terlarang, begitulah yang berlaku pada musik dan lagu, hukum dasarnya adalah mubah/boleh. Beberapa lagu yang tidak diikhtilafkan kebolehannya seperti lagu-lagu yang menyebutkan keagungan Allah, menyanjungkan pujian kepadaNya, puji-pujian kepada Nabi dan para Sahabat serta nyanyian yang menimbulkan semangat kepahlawanan (bisa dinyanyikan sendiri atau bersama-sama) adalah merupakan hal yang diterima dan terpuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebolehan nyanyian (lagu dan musik) tidak lalu menjadikan kita berlebihan dan melampaui batas, karena itu bagi umat Islam yang mendengarkan atau sebagai pelaku musik dan lagu harus memperhatikan beberapa hal berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: Lirik Lagu yang Dilantunkan&lt;br /&gt;Tidak semua lagu dibolehkan dalam syari’at islam. Lagu yang dibolehkan adalah lagu yang syair/liriknya tidak bertentangan dengan aqidah, akhlak dan syari’at islam. Lirik lagu yang mengandung keragu-raguan terhadap keimanan, penciptaan, hari kiamat dan sejarah kenabian, eksploitasi fisik (terutama wanita), dan hal-hal yang mengandung kemaksiatan pada Allah adalah haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: Alat musik yang digunakan&lt;br /&gt;Nyanyian yang disertai alat musik atau tanpa alat musik mengundang kontroversi antara para ulama sejak periode pertama. Sebagaimana telah diungkapkan di muka bahwa, hukum dasar yang berlaku dalam Islam adalah bahwa segala sesuatu pada dasarnya dibolehkan kecuali ada larangan yang jelas. Dengan ketentuan ini, maka alat-alat musik yang digunakan untuk mengiringi lirik nyanyian yang baik pada dasarnya dibolehkan. Sedangkan alat musik yang disepakati bolehnya oleh jumhur ulama adalah dhuff (alat musik yang dipukul). Adapun alat musik yang diharamkan untuk mendengarkannya, para ulama berbeda pendapat satu sama lain. Satu hal yang disepakati ialah semua alat itu diharamkan jika melalaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: Cara /gaya penampilan &amp; Aktivitas Pendukung&lt;br /&gt;Harus dijaga cara penampilannya tetap terjaga dari hal-hal yang dilarang syara' seperti tabarruj, tidak menjaga aurat, dan perlu diperhatikan gaya penampilan agar tidak menyebabkan terlena dengan gerak dan melupakan makna yang disampaikan. Dalam aktivitas musik &amp; lagu ini juga tidak dibarengi dengan sesuatu yang diharamkan, seperti minuman keras, narkoba, ikhtilat, dan hal-hal lain yang merupakan aktivitas kemaksiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat: Intensitas Interaksi&lt;br /&gt;Musik dan lagu sebagaimana hal lain yang dibolehkan, wajib dibatasi dengan tidak adanya unsur berlebihan. “ Sesungguhnya Allah tidak menyukai hal yang berlebihan.” (QS. Al’A’raf:31). Intensitas interaksi dengan hal yang mubah jangan sampai melampaui intensitas interaksi dengan hal yang di sunnahkan apalagi dengan hal yang wajib. Ibnu Muqaffa berkata: “Saya tidak pernah melihat tindakan yang berlebihan ,kecuali di dalamnya ada hak yang dihilangkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima: Sesuatu Yang Berkaitan Dengan Pendengar&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda: “Perbuatan baik itu adalah yang bisa membuat hati dan jiwa menjadi tenang, sedangkan dosa adalah yang membuat hati dan jiwa tidak tenang sekalipun difatwakan”(HR. Ahmad). Setiap diri lebih mengetahui tentang dirinya dibandingkan orang lain, ketika dia merasakan musik dan lagu menguasai nafsunya, membuatnya berkhayal, menyebabkan terbukanya pintu maksiat ke dalam hati, agama dan akhlaqnya, maka tanyalah pada hatimu.....&lt;br /&gt;Maroji’:&lt;br /&gt;1. Poetra, Adjie Esa. Revolusi Nasyid&lt;br /&gt;2. Qardlawi, Yusuf. Fiqih Musik dan Lagu “Perspektif al-Qur’an dan as-Sunnah”.&lt;br /&gt;3. Qardlawi, Yusuf. Seni dan Hiburan dalam Islam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-4335715541635927303?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/4335715541635927303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/musik-dan-lagu-dalam-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/4335715541635927303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/4335715541635927303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/musik-dan-lagu-dalam-islam.html' title='Musik Dan Lagu Dalam Islam'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-3829363897805917358</id><published>2009-07-25T18:25:00.000-07:00</published><updated>2009-07-25T18:26:52.432-07:00</updated><title type='text'>Sejarah Acapella</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Acapella adalah suatu teknik bernyanyi yang biasanya dilakukan secara berkelompok tanpa diiringi oleh alat musik. Perkembangan acapella dimulai dari para imigran afrika yang sudah terbiasa bernyanyi dalam perayaan pesta-pesta di suku-suku pedalaman. Kemudian pada jaman perbudakan mereka mulai menirukan&lt;br /&gt;orang-orang kaukasia (bule) yang bernyanyi di gereja2 yang diiringi alat musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena mereka tidak mampu membeli atau bahkan tidak diberi kesempatan untuk memainkan alat musik itu, mereka menirukan suara berbagai alat musik&lt;br /&gt;untuk mengiringi nyanyian-nyanyian di tenda-tenda tempat mereka berkumpul. Acapella bagi orang kaukasia tadinya hanya dianggap bernyanyi dengan pembagian suara tanpa alat musik dan tanpa menirukan suara alat musik. Tetapi bagi orang Afrika lain, mereka menyanyi sekaligus menirukan suara alat musik, jadi lebih lengkap. Hal ini akhirnya ditiru oleh bangsa-bangsa lain terutama Spanyol yang akhirnya meninggalkan warisan teknik bernyanyi ini sampai di Filipina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik bernyanyi acapella seperti ini sekarang banyak dianut oleh beberapa group musik acapella yang biasanya beraliran gospel ( rohani nasrani ). Seperti kalo di tahun 60 tekenal group negro bernama Black Satin, kemudian di tahun 80an muncul Take 6, kemudian Boyz 2 Men, All 4 One, hingga Neri Per Caso (arti : "menjadi negro").&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Susunan teknik acapella model ini :&lt;br /&gt;1. Lead I (tennor)&lt;br /&gt;2. Lead II (tennor)&lt;br /&gt;3. Rhythm I (tennor)&lt;br /&gt;4. Rhythm II (tennor)&lt;br /&gt;5. Rhythm III (Barithon)&lt;br /&gt;6. Bass&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik aransemen :&lt;br /&gt;1. Tentukan lagu dengan cara dinyanyikan oleh lead vocal&lt;br /&gt;2. Tentukan chord dengan bass&lt;br /&gt;3. Tentukan jenis aliran musik.&lt;br /&gt;4. Tentukan pembagian suara rhythm&lt;br /&gt;5. Aransemen lagu dengan : Intro - Lagu lengkap - Reff - Interlude - Lagu dan atau Reff - Coda pengantar untuk penutup - Penutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperkaya ide, sebaiknya perbanyak mendengarkan berbagai jenis aliran musik dan teknik acapella dari berbagai macam kelompok. Dan sebaiknya pelajari cara beracapella yang paling mudah dengan menirukan suara alat musik dulu. Karena penekanan acapella model sekarang adalah musiknya. (nasyid.com/ikhsan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-3829363897805917358?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/3829363897805917358/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/sejarah-acapella.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3829363897805917358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/3829363897805917358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/sejarah-acapella.html' title='Sejarah Acapella'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-2712425533891340947</id><published>2009-07-25T18:24:00.000-07:00</published><updated>2009-07-25T18:25:05.364-07:00</updated><title type='text'>Latihan Olah Vokal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;A. Pernapasan&lt;br /&gt;Pernapasan terdiri dari dua yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut.&lt;br /&gt;Pertama, Pernapasan dada sangat mudah karena sering kita lakukan sehari-hari. Pernapasan dada adalah bernapas seperti halnya normal kita bernafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Pernapasan perut dalam bernyanyi diperlukan agar bisa lebih tahan lama dan lebih maksimal mengeluarkan suara, power kita akan keluar. Pernapasan perut memungkinkan kita untuk bernyanyi dengan menggunakan ‘teknik’ bernyanyi. Latihan untuk membiasakan pernapasan perut ketika kita bernyanyi terdiri dari 4 langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Ambil udara dari mulut sekuat-kuatnya, masukkan ke dalam perut kita.&lt;br /&gt;2. Setelah bisa merasakan bahwa udara telah memenuhi perut kita (seperti ada balon dalam perut kita yang terus kita pompa)&lt;br /&gt;3. Lalu keluarkan udara dengan suara yang mendesis atau mirip suara angin yang keluar dari ban mobil bocor. Suara tersebut harus datar tidak boleh bergelombang. Rahang kita dalam keadaan santai, lidah dan gigi kita digunakan seakan-akan menghalangi aliran udara. Sehingga kita harus berusaha keras untuk mengeluarkan udara dari perut. Proses pengeluaran suara dari mulut tersebut biasanya bervariasi yaitu antara 20-60 detik.&lt;br /&gt;4. Setelah selesai mengosongkan perut, teruskan latihan tersebut selama lima kali. Proses latihan pernapasan ini akan berpengaruh pada otot abdominal kita yang biasa digunakan untuk bernyanyi.&lt;br /&gt;Latihan di atas disebut dengan Hissing Cycle. Jika tiap hari kita berlatih teknik ini dengan durasi waktu cukup 5 menit saja maka 2 minggu kemudian akan sangat terasa sekali pengaruhnya terhadap kualitas vokal kita. Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;B. Mengeluarkan suara ketika bernyanyi&lt;br /&gt;Ada 4 cara untuk mengeluarkan suara&lt;br /&gt;1. Pertama yaitu dari dada, digunakan untuk suara yang rendah dan halus. Nada-nada rendah menerapkan pengeluaran suara dari dada. Caranya yaitu dengan merasakan bergetarnya dada ketika kita mengeluarkan suara. Posisi Bas pada tim nasyid (acapella) banyak menggunakan teknik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kedua, di tenggorokan, biasanya kita bernyanyi di wilayah ini dan akan sangat capai sekali bila kita terus bernyanyi di wilayah ini. Seorang penyanyi yang amatir akan terus bernyanyi di wilayah ini sehingga akan kedodoran dan get hoarse/parau. Kita berbicara menggunakan teknik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ketiga, di mulut hampir sama dengan di tenggorokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Terakhir adalah di luar mulut (seakan-akan berada di atas kepala, biasa disebut dengan resonansi) digunakan untuk suara yang tinggi dan memungkinkan keluar suara secara maksimal dengan dibantu pernapasan dari perut. Ketika kita berteriak tanpa terasa kita menggunakan teknik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik mengeluarkan suara yang telah dijelaskan di atas digunakan semuanya ketika kita bernyanyi. Untuk nada yang rendah, kita gunakan suara dada. Untuk nada yang normal kita gunakan suara tenggorokan, yang lebih tinggi dari suara normal kita, gunakan suara mulut. Dan nada yang paling tinggi, kita pergunakan suara resonansi kita. Perlu berlatih lama untuk bisa membedakan dan membiasakan cara pengeluaran suara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pemanasan&lt;br /&gt;1. Mulai dengan pernapasan perut: praktekkan pernapasan perut di atas pada awal latihan&lt;br /&gt;2. Cara mengeluarkan suara:&lt;br /&gt;A I U E O: lafalkan bunyi huruf vokal ini yang di urut dari nada rendah sampai dengan nada tinggi yang bisa kita capai.&lt;br /&gt;3. Dinamisasi&lt;br /&gt;- ma ma ma ma ma ma ma ma (2X)&lt;br /&gt;ma ma ma ma ma ma ma ma ma……….&lt;br /&gt;- ni ne no ha! ha! ha (3 X)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-2712425533891340947?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/2712425533891340947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/latihan-olah-vokal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/2712425533891340947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/2712425533891340947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/latihan-olah-vokal.html' title='Latihan Olah Vokal'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-9107185231385993718</id><published>2009-07-25T18:21:00.001-07:00</published><updated>2009-07-25T18:22:32.128-07:00</updated><title type='text'>Evolusi Nasyid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PERSEPSI dan penerimaan masyarakat terhadap irama nasyid sudah jauh berubah. Muzik dan artis nasyid kini mampu bersaing dengan lagu dan artis popular lain yang membesar dalam arus perdana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita seharusnya berbangga apabila lagu nasyid yang dulunya berada di luar muzik arus perdana tetapi kini berkembang seiring dengan genre muzik terkenal seperti pop, balada dan rock.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Genre muzik nasyid kini tidak lagi tersisih daripada kelompok muzik semasa selepas tercetusnya evolusi yang dimulakan oleh kumpulan Raihan lebih tujuh tahun lalu. Sebelum itu, tarikan muzik nasyid dilihat hanya bertumpu kepada sekelompok kecil masyarakat yang mahukan hiburan alternatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasyid juga lebih menjurus kepada aspek keagamaan. Bagaimanapun, pembaharuan yang dibawa artis nasyid kontemporari yang menyuntik elemen muzik pop seperti dipelopori kumpulan In-Team dan UNIC serta elemen R&amp;amp;B diketengahkan kumpulan Nowseeheart dan Mirwana mencetuskan evolusi dalam irama itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembabitan komposer yang sinonim dengan genre muzik pop dalam penerbitan album nasyid seperti KRU untuk album Rabbani dan Along (Exists) untuk UNIC menjadi pemangkin kepada pembaharuan dalam evolusi muzik nasyid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketrampilan artis nasyid turut berubah dengan pembawaan imej yang lebih santai dan tidak lagi stereotaip. Namun, mesej yang terkandung dalam muzik nasyid tetap tidak berubah. Paksi utamanya ialah mengajak pendengar berfikir ke arah kebaikan dan berteraskan nilai kehidupan Islam yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sempena Ramadan dan Syawal yang bakal menjengah, Nova Music mengambil inisiatif memasarkan album kompilasi Nasyid Terhebat!. Album ini menghimpunkan 16 lagu nasyid terhebat daripada 16 artis nasyid popular di negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mula berada di pasaran pada 21 Oktober lalu, kompilasi ini dijangka mempunyai potensi besar untuk mencatatkan jualan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini kerana lagu nasyid yang dihimpunkan dalam album kompilasi ini amat baik dan cukup popular daripada barisan artis nasyid ternama. Tidak keterlaluan jika dinyatakan album Nasyid Terhebat! adalah album kompilasi lagu nasyid terhebat pernah dihasilkan,” kata Eksekutif Promosi Kanan Nova Music, Rouslan Mokhtar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya, album Nasyid Terhebat! memuatkan lagu Kasih Kekasih daripada In-Team yang menjuarai Carta Era selama enam minggu dan juga carta juara antara stesen RTM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lagu ini walaupun bertemakan cinta sesama insan adalah cinta yang berteraskan adab budaya dan agama. Inilah yang dituntut oleh agama dan budaya supaya percintaan khususnya di kalangan remaja menjadi suci dan murni,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, lagu Hanya Tuhan Yang Tahu daripada kumpulan UNIC yang juga mencapai kejayaan besar apabila menjuarai carta Era selama dua minggu dan merangkul kejuaraan carta antara stesen RTM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu lain yang ditampilkan dan turut menjuarai carta Era ialah lagu Pergi Tak Kembali nyanyian kumpulan Rabbani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kehadiran kumpulan popular Raihan turut memperkuatkan kompilasi ini dengan lagu Bismillah. Kewibawaan mereka tidak perlu diperkatakan lagi. Kami yakin Bismillah adalah antara keistimewaan kepada pemilik album ini,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit kelainan mungkin dapat dikesan pada lagu Iman nyanyian kumpulan Solehah. Lagu yang memberi penekanan kepada keimanan mempunyai sedikit sentuhan elemen muzik dangdut untuk memberi kesegaran kepada pendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompilasi Nasyid Terhebat! turut memuatkan lagu nasyid malar hijau iaitu Junjungan Mulia dan Kesedaran masing-masing daripada kumpulan Al-Mizan dan Hidayah. Al-Mizan dan Hidayah adalah antara kumpulan nasyid yang popular pada akhir 70-an dan awal 80-an dulu. “Penampilan kedua-dua kumpulan tersebut dalam album ini sudah pastinya akan membangkitkan nostalgia buat peminat muzik nasyid pada era berkenaan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang pasti, kata Rouslan, kompilasi Nasyid Terhebat! bukan album bermusim yang hanya relevan dihayati pada bulan tertentu semata-mata. Sebaliknya, pengisian album ini dapat dimanfaatkan pada bila-bila masa kerana mesejnya yang meluas dan memperincikan kehidupan bercirikan Islam. (www.bharian.com.my)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-9107185231385993718?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/9107185231385993718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/evolusi-nasyid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/9107185231385993718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/9107185231385993718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/evolusi-nasyid.html' title='Evolusi Nasyid'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-7749103103197627921</id><published>2009-07-07T03:15:00.001-07:00</published><updated>2009-07-07T03:17:08.391-07:00</updated><title type='text'>Lirik Pemuda Pilihan</title><content type='html'>Ingin tahu lirik Nasyid Asma Voice - Pemuda PIlihan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="180" width="300"&gt;&lt;embed src="http://widget.lyricsmode.com/i/scroll2.swf?lid=728568&amp;amp;speed=4" type="application/x-shockwave-flash" height="300" width="400"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.lyricsmode.com/" target="_blank"&gt;Lyrics&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.lyricsmode.com/lyrics/a/asma_voice/" target="_blank"&gt;Asma Voice lyrics&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://www.lyricsmode.com/lyrics/a/asma_voice/pemuda_pilihan.html" target="_blank"&gt;Pemuda PIlihan lyrics&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-7749103103197627921?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/7749103103197627921/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/lirik-asma-voice-pemuda-pilihan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/7749103103197627921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/7749103103197627921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/lirik-asma-voice-pemuda-pilihan.html' title='Lirik Pemuda Pilihan'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-5023108978753147049</id><published>2009-07-04T23:50:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T23:58:11.477-07:00</updated><title type='text'>Penampilan Nasyid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Penampilan dilakukan di atas sebuah panggung. Sebuah tim nasyid harus memiliki persiapan-persiapan terlebih dahulu ketika akan perform di depan penonton. Ada beberapa hal yang pokok yang perlu dipersiapkan oleh Tim nasyid ketika akan tampil, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Persiapan ruhiyah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud dari persiapan ruhiyah yaitu persiapan yang berhubungan dengan hati. Ini menjadi prioritas dikarenakan posisi munsyid yang berhadapan langsung dengan penonton (audiences) yang sarat dengan timbulnya penyakit hati ataupun masalah hati. Tim nasyid pada dasarnya adalah seorang pendakwah di sisi lain dia juga adalah musisi. Untuk itu citra seorang muslim yang baik harus melekat pada kepribadian munsyid dan di sisi lain dia juga harus mempunyai kemampuan dalam olah vokal. Disarankan untuk seorang munsyid agar mengikuti pengajian minimal seminggu sekali agar selalu diingatkan dengan materi-materi ataupun juga ayat-ayat Allah. Sehingga kondisi hati akan selalu terjaga. Juga selalu meng-up grade kemampuan vokal dengan latihan-latihan yang ringan dan rutin dari materi yang telah kita sajikan sebelumnya serta apabila dananya cukup bisa mendatangkan guru vokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan ruhiyah ini menyangkut niat dan persiapan materi ketika tampil, sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;a. Niat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nasyid adalah bagian dari syiar Islam itu sendiri tidak hanya seni yang menonjolkan kemampuan olah vokal seorang munsyid. Oleh karena itu, diperlukan niat yang ikhlas dan hati yang selalu jernih ketika kita akan bernasyid. Insya Allah perbuatan yang kecil akan menjadi besar di hadapan Allah ketika kita bisa menempatkan niat kita. Terlebih lagi dengan nasyid yang mewakili seni Islam. Nasyid bisa dikatakan bagian dari hiburan. Seperti halnya hiburan lain, biasanya berkaitan dengan pemirsa ataupun pendengar yang menyaksikan kita. Maka diperlukan niat yang ikhlas lilLahi ta’ala agar nasyid yang kita sampaikan bermanfaat baik bagi yang mendengarkan maupun yang bernasyid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;b. Materi yang akan disampaikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang munsyid dituntut untuk menguasai materi yang siap untuk disampaikan. Untuk mengingatkan pendengar dengan nasyid yang dibawakan. Konsepnya yaitu kultum dan materinya berhubungan dengan nasyid yang kita bawakan. Secara teknis tausyiah atau kultum ini bisa disampaikan ketika jeda atau pada saat kita selesai bernasyid.&lt;br /&gt;Disarankan juga untuk mempersiapkan materi dari mulai pembukaan sampai penutupan pentas. Tidak hanya bernasyid saja, munsyid harus tetap komunikatif dengan audiences, misalkan dengan mengajak ngobrol serta memberikan joke yang segar. Oleh karena itu persiapan materi menjadi penting. Harus dilihat juga bahwa nasyid adalah bentuk komunikasi yang menghibur bukan sekedar seni yang menghadirkan ketrampilan suara dan musik saja.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Persiapan Jasadiah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Persiapan lahiriah atau jasadiah adalah apa yang dapat kita lihat secara kasat mata dari tim nasyid. Didalamnya terdapat unsur kesehatan dari munsyid, kostum atau busana, dan ekspresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;a. Kesehatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan atau kondisi prima sangat diperlukan ketika kita bernasyid. Bisa terbayangkan apabila kita bernasyid sedangkan kita lagi sakit batuk atau flu. Maka seorang munsyid diusahakan sedang dalam kondisi fit ketika bernasyid. Karena akan berpengaruh langsung terhadap performance tim nasyid secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;b. Kostum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penampilan luar terdiri dari kostum yang kita pakai. Untuk kostum apabila ada budget yang lebih disarankan seragam. Kostum atau busana tim nasyid harus sopan, rapih, dan tentu saja menutupi aurat. Kostum yang seragam merupakan bagian dari penampilan yang standar dari tim nasyid. Tidak harus sama warna bisa juga sama model atau sebaliknya dan yang paling bagus adalah sama warna baik atasan maupun bawahan dan sama model. Ini memperlihatkan kekompakan dan sebuah nilai plus tersendiri untuk tim nasyid. &lt;br /&gt;Biasanya tim nasyid tidak lepas dari aksesoris kopiah atau peci, selendang atau sorban. Aksesoris tersebut bisa saja ditambahkan sebagai ciri khas dari tim nasyid. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;c. Ekspresi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ekspresi adalah bagian penting dalam pementasan nasyid. Karena pada hakikatnya menyanyi adalah perbuatan mengekspresikan lagu melalui vokal. Untuk itu dalam hal ekspresi yang harus diperhatikan oleh seorang munsyid adalah membuat diri kita yang pertama kali merasakan kesan dari lagu itu sendiri. Apakah kesan itu sedih, gembira, merinding atau tersenyum dan sebagainya. Sebagai munsyid kita harus menggali pesan atau makna yang terdalam dari nasyid yang kita bawakan dan pesan ini kita salurkan kepada pendengar melalui lantunan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tips ketika kita tampil di Panggung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Saat jeda antara satu lagu dengan lagu yang lain, isilah dengan tausyiah yang bermanfaat (dianjurkan setiap munsyid mengisi ruhiahnya dengan intens agar banyak ilmu agama yang dapat disampaikan). &lt;br /&gt;2. Sampaikanlah dengan perantaraan hikmah, tidak memaki kaum tertentu atau menghujat. Bawalah ke suasana yang nyaman namun tausyiahnya sampai. &lt;br /&gt;3. Buat permainan yang menyenangkan dan mengandung hikmah, bila ada waktu, untuk jeda ambil nafas dalam bernyanyi. &lt;br /&gt;4. Bila ada kesalahan dalam penampilan diatas panggung. Jangan berdebat diatas panggung. Bila ada hal itu terjadi lebih baik salah satunya mengalah. Evaluasikan diluar panggung. &lt;br /&gt;5. Bila ada kesalahan dalam bernyanyi diatas panggung baik kesalahan teman atau kesalahan sendiri jangan menggelengkan kepala atau mendecak tanda kesal. &lt;br /&gt;6. Selamat bernasyid semoga Allah ridho dengan apa yang kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-5023108978753147049?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/5023108978753147049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/penampilan-nasyid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/5023108978753147049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/5023108978753147049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/penampilan-nasyid.html' title='Penampilan Nasyid'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-7297966220699083018</id><published>2009-07-04T23:47:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T23:49:56.081-07:00</updated><title type='text'>Sekilas Tentang Nasyid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Nasyid adalah salah satu seni Islam dalam bidang seni suara.Biasanya merupakan nyanyian yang bercorak Islam dan mengandungi kata-kata nasihat, kisah para nabi, memuji Allah, dan yang sejenisnya. Biasanya nasyid dinyanyikan secara acappela dengan hanya diiringi gendang. Metode ini muncul karena banyak ulama Islam yang melarang penggunaan alat musik kecuali alat musik perkusi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nasyid dipercaya sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad.Syair thola'al badru 'alaina (yang artinya telah muncul rembulan di tengah kami)yang kini kerap dinyanyikan oleh tim qosidah dan majelis ta'lim, adalah syair yang dinyanyikan kaum muslimin saat menyambut kedatangan Rasulullah SAW ketika pertama kali hijrah ke Madinah. Nasyid kemudian berkembang seiring dengan situasi dan kondisi saat itu. Misalnya nasyid di Timur Tengah yang banyak mengumandangkan pesan jihad maupun perlawanan terhadap imperialisme Israel lebih banyak dipengaruhi oleh situasi politik yang ada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nasyid Di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nasyid mulai masuk ke Indonesia sekitar era tahun 80-an. Perkembangannya pada awalnya dipelopori oleh aktivis-aktivis kajian Islam yang mulai tumbuh di kampus-kampus pada masa itu. Pada awalnya yang dinyanyikan adalah syair-syair asli berbahasa Arab. Namun akhirnya berkembang dengan adanya nasyid berbahasa Indonesia dan dengan tema yang semakin luas (tidak hanya tema syahid dan jihad). Biasanya nasyid dinyanyikan dalam pernikahan, maupun perayaan hari besar umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Kelompok Nasyid Di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Snada&lt;br /&gt;• Izzatul Islam&lt;br /&gt;• Qatrunnada&lt;br /&gt;• Fatih&lt;br /&gt;• Gradasi&lt;br /&gt;• AL Veoli&lt;br /&gt;• Ed Coustic&lt;br /&gt;• Shafix&lt;br /&gt;• Shoutul Harokah&lt;br /&gt;• Arruhul Jadid&lt;br /&gt;• Justice Voice&lt;br /&gt;• Suara Persaudaraan&lt;br /&gt;• Sobaya&lt;br /&gt;• Syifa'&lt;br /&gt;• Cermin&lt;br /&gt;• Harum&lt;br /&gt;• Serumpun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kelompok Nasyid Dari Luar Negeri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Native Deen dari Amerika Serikat&lt;br /&gt;• Zain Bhikha dari Afrika Selatan&lt;br /&gt;• Dawud Wharnsby Ali dari Kanada&lt;br /&gt;• Soldier of Allah dari Amerika Serikat&lt;br /&gt;• Raihan dari Malaysia&lt;br /&gt;• Rabbani dari Malaysia&lt;br /&gt;• Brothers dari Malaysia&lt;br /&gt;• Al-Afasy dari Kuwait&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasyid Dan Perkembangannya Perkembangan Nasyid saat ini mengalami peningkatan yang pesat, terlebih di Indonesia nasyid menjadi suatu yang nge-trand dalam bahasa gaul, hampir di setiap sekolah yang memiliki organisasi Rohis atau Rohani Islam ada Team Nasyid nya masing-masing, terutama di kalangan pelajar SMU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-7297966220699083018?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/7297966220699083018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/sekilas-tentang-nasyid_980.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/7297966220699083018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/7297966220699083018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/07/sekilas-tentang-nasyid_980.html' title='Sekilas Tentang Nasyid'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5648718314910481569.post-2698431207816704773</id><published>2009-05-17T03:26:00.001-07:00</published><updated>2009-11-05T05:02:01.635-08:00</updated><title type='text'>Personil Asma Voice</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/Sg_nP0uCtTI/AAAAAAAAAAM/Mzel79O7GEs/s1600-h/Asma+Voice.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 453px; height: 340px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/Sg_nP0uCtTI/AAAAAAAAAAM/Mzel79O7GEs/s320/Asma+Voice.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336738342493140274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Team Nasyid Asma Voice&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Dari Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bekasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;                                                    1. Agus Pramaditha                (Vocal 2)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;                                                    2. Wafi Fauzan R                (Trebble 1)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;                                                    3. Abdurrahman                         (Bass)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;                                                    4. Cucu Samsu                                (Vocal 1)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;                                                    5. Aan Anshori                                (Trebble 2)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;                                                    6. Ahmad Maulana Sidiq        (Barriton)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.:New Album:.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;"PEMUDA, AGENT OF CHANGE"&lt;br /&gt;(Pemuda Pilihan)&lt;br /&gt;(Pejuang Allah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;"TERUS BERGERAK MENUJU PERUBAHAN"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5648718314910481569-2698431207816704773?l=nasyidasmavoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/feeds/2698431207816704773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/05/welcome-in-blog-asma-voice.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/2698431207816704773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5648718314910481569/posts/default/2698431207816704773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nasyidasmavoice.blogspot.com/2009/05/welcome-in-blog-asma-voice.html' title='Personil Asma Voice'/><author><name>Asma Voice</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-TuD1W152inM/TpGlHmNbHyI/AAAAAAAAAG0/1MvmsAAURHM/s220/Logo%2BAsma%2BVoice.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tAufCylWpNo/Sg_nP0uCtTI/AAAAAAAAAAM/Mzel79O7GEs/s72-c/Asma+Voice.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
